Ci(p)ta Dan Cahaya

Desap
Karya Desap  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 12 Februari 2016
Ci(p)ta Dan Cahaya

Ketika Allah Swt. menciptakan dengan segala kemurahan-Nya, keadilan-Nya dan tahu mana 'satu tetes' yang terbaik yang paling kuat bertahan, melakukan perjalanan yang cukup panjang hingga akhirnya sampai dan hanya satu yang bisa masuk lalu membuahi.

Lalu terjadilah proses penciptaan hingga menjadi suatu makhluk yang utuh-- manusia.?

Saat proses itu pula terjadi perjanjian antara (calon) manusia dengan Allah Swt. tentang siapa yang harus disembahnya dan berapa lama waktu yang diberikan untuk singgah didunia.

Dunia yang akan membuatnya tetap lurus atau berbelok dari tujuan sebenarnya penciptaan.

Ketika untuk pertama kali organ-organ vitalnya bekerja, hanya tangisan yang keluar. Sementara orang-orang diluar yang sudah menunggu kedatangannya justru sebaliknya, ikut menangis namun karena kebahagiaan yang tak terbendung, terutama dua orang yang paling penting peranannya.

Suara kumandang adzan segera dilantunkan menyusul iqamah secara berurutan.?

Dengan kepolosan, kebersihan dan kesucian seseorang yang baru datang ke dunia, hanya akan diisi oleh tinta-tinta dari berbagai macam pengalaman dan manusia lain yang akan ditemuinya. Tapi jangan lupa sejatinya skenario sudah ada bahkan sebelum ruh ditiupkan padanya. Sang Maha Segalanya sudah membuat rangkaian perjalanan singkatnya secara detail yang akan terungkap seiring waktu yang membuatnya semakin tua.

Entah berapa lama sisa waktu persinggahannya akan segera berakhir, rasanya hanya sedikit saja ia merasakan hidup yang sebenarnya 'hidup'. Nampaknya hari ini ia lupa akan perjanjian dengan Penciptanya. Dua orang yang sangat berperan penting menjadikannya sumber kebahagian, seakan berbalik menjadi kegelisahanya. Perlahan satu persatu kehadiranya meredup dalam hidupnya. Terkadang sampai padam sehingga kegelapan yang dirasakan. Sebuah nama yang disebutkan terakhir dalam salah satu hadist Rasulullah Saw.-- tentang berbakti.

Kini sumber cahaya sekaligus energi yang lain ikut meredup cahayanya sehingga berkurang kekuatannya. Alih-alih dikarenakan sebagian dayanya ada pada 'bagian' yang lain yang sudah lebih dulu menghilang.

Maka tinggalah ia bersama cahaya yang datang dari Sang Pemilik Cahaya. Tapi tetap saja ridho dan murka-Nya didunia ada pada mereka.

Semoga dalam perjalanan yang singkat ini, ia selalu diarahkan pada jalan menuju kebenaran. Tak pernah berhenti mengingat dan semakin menjadikan dekat dengan-Nya.

Untuk mereka yang cahayanya meredup semoga bisa terus menerangi, menemani sekaligus menjadi saksi keberhasilan menuju ?tempat yang sesungguhnya. Doakan juga agar ia tak tersesat, dan yang paling penting jangan pernah berhenti menyayanginya.

?

Rumah, 12-02-2016.?

Gambar diambil dari?inisayadanhidupsaya.wordpress.com


  • Dinan 
    Dinan 
    1 tahun yang lalu.
    Keren... Semoga ia tidak tersesat dan senantiasa mengikuti Sang Sumber Cahaya dan Ci(p)tanya

    • Lihat 3 Respon

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Eh, dalam sekali postingan ini, keren...^_