Aplikasi Transportasi Terbaru Akan di Ciptakan Oleh Pemerintah

Rina Dewi
Karya Rina Dewi Kategori Ekonomi
dipublikasikan 16 September 2018
Aplikasi Transportasi Terbaru Akan di Ciptakan Oleh Pemerintah

Pemerintah lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membuat aplikasi transportasi online seperti Gojek serta Grab. Dalam aplikasi plat merah ini, Kemenhub akan menggandeng Kementerian Komunikasi serta Informatika dan PT Telkom.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, basic pembuatan aplikasi transportasi online plat merah ini atas input dari beberapa pihak. Karena di negara lainnya, seperti Korea Selatan, juga sudah memiliki aplikasi sama yang dipunyai oleh pemerintah.

" Ada pemikiran dari beberapa pihak, tetapi belumlah masak. Kita akan matangkan, " tutur dia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (15/9/2018) .

Nanti Telkom menjadi Tubuh Usaha Punya Negara (BUMN) akan ditunjuk menjadi aplikator. Akan tetapi akan tetapi hal seperti ini masih tetap selalu didiskusikan serta masih juga dalam step pendekatan.

" Dapat iya (Telkom menjadi aplikator) . Tapi kita tengah diskusi, " tandas dia.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan akan kembali membuat revisi Permenhub Nomer 108 tahun 2017 mengenai Operasional Angkutan Sewa Spesial atau Transportasi Online.

Hal itu karena ada tuntutan dari Mahkamah Agung (MA) untuk mencabut Ketentuan Menteri Perhubungan (Permenhub) itu.

" Permenhub 108 demikian tempo hari ada putusan MA, saya sebetulnya telah membuat ketentuan menteri perhubungan yang baru tetapi masih tetap draft sifatnya, serta ini hari telah saya rapatkan dengan internal kita, " kata Budi waktu didapati di Kementerian Bagian Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/9/2018) .

Budi menuturkan, ketetapan MA untuk mencabut Permenhub Nomer 108 Tahun 2017 karena ada banyak masalah yang menurut MA tidak cocok. Oleh karena itu, beberapa butir masalah yang tidak cocok akan kembali dirombak oleh pihaknya, sedangkanuntuk masalah yang tidak dipermasalahkan oleh MA tetap akan dimasukkan ke ketentuan yang baru.

" Jdi sebenarnya ada banyak masalah yang di terima serta ada masalah juga yang tidak di terima. Nah yang tidak di terima tentu saja tidak kita input kembali menjadi regulasi yang ada didalam PM yang baru ini, " kata Budi.

Baca juga : harga helm kyt

Lihat juga : harga besi beton

Dianya juga membidik, regulasi baru ini nanti akan selekasnya dituntaskan sangat lamban bulan kedepan yaitu Oktober. " Tujuan saya secepat-cepatnya, Pak Menteri (Budi Karya Sumadi) meminta secepat-cepatnya.

Menjadi jika kemungkinan s/d awal bulan kedepan, atau bulan kedepan telah tuntas. Saya upayakan, " paparnya.

Budi memberikan, dalam pengaturan draf itu pihaknya akan menyertakan beberapa asosiasi berkaitan seperti Organisasi Angkutan Darat (Organda) . " Mesti searah lah ya, menjadi kita juga ingin input kan mereka (Organda) juga sampai kini telah menjadi partner kita, " ucapnya.

" Tapi keinginan saya demikian kelak dilibatkan mereka semua minimum ialah representasi dari perwakilan mereka yang turut, menjadi keinginan saya demikian kelak tuntas tidak ada tuntutan lagi, " tutup Budi.

  • view 18