30.000 Hari

Fitriane Lestari
Karya Fitriane Lestari Kategori Project
dipublikasikan 03 November 2016
Laguku Bercerita

Laguku Bercerita


Sekumpulan catatan random yang semuanya terinspirasi dari lagu.

Kategori Acak

1 K Tidak Diketahui
30.000 Hari

30.000 Hari

9 Bulan di kandungan Ibu

Lalu coba belajar melihat dan mendengar

Coba tapakkan kakimu berjalan

Membuka dunia yang luas terbentang

Itu cuma 30.000 hari yang kau punya

Kalau memang atas seijin-Nya kita kan jalani

Mungkin 30.000 kali nikmati mentari terbit dan tenggelam

Seperti semua yang kan kau hadapi

Apapun yang datang pasti akan pergi

Itu cuma 30.000 hari yang kau punya

Kalau kau memang bisa mengerti untuk menjaganya

30.000 hari kau bertahan

30.000 hari yang kau mampu

30.000 hari yang kau punya

Kalau bisa kuasai dunia, itu semua atas ijin-Nya

***

Menurut saya lagu ini religius, bagi saya lagu religius tidak selalu harus seperti lagu-lagu Opick, Hadad Alwi dan yang lain pada umumnya. Yang terpenting adalah makna yang terkandung di dalamnya, bisa membuat kita selalu mengingat-NYA. Saya pikir pencipta lagu ini menuliskannya setelah melalui proses renungan panjang atau kesadaran yang dia dapatkan dalam perjalanan hidupnya (pendapat pribadi).

Sembilan bulan dalam kandungan Ibu, merasakan kehangatan dan kenyamanan dalam rahimnya, dan lalu terlahir ke dunia yang mungkin saja hanya 30.000 hari bisa kurang bisa lebih, kesempatan untuk hidup di dunia atas izin-Nya. Iya, seandainya Tuhan mengizinkan saya menjalani hidup sampai usia 30.000 hari, yang artinya saya bukan manusia abadi, apa saja yang saya lakukan?

Tidak ada yang pernah tahu kapan Tuhan mengambil nyawa, justru karena tidak tahu itulah lewat lagu ini saya seperti di ingatkan untuk selalu bersiap-siap, membekali diri dan selalu memberi makna dalam hidup saya. Hidup yang singkat, alangkah sia-sianya jika saya tidak pernah menjadi orang yang bermanfaat, menjalani kehidupan tanpa makna, dan lupa pada DIA yang berkuasa atas segala isi dari kehidupan di dunia.

Saya berpikir seandainya Tuhan memberi usia sampai 30.000 hari, hampir sama dengan 82 tahun. Usia rata-rata manusia hidup di dunia. Katakanlah jika Tuhan mengizinkan saya berusia sampai lebih dari 80 tahun, lalu sekarang tinggal berapa sisa usia dihitung sejak saya lahir hingga sekarang, dan sudah berapa tahun jatah hidup yang saya gunakan untuk hal yang bermanfaat selama ini? Sudahkah saya menjadi manusia yang bermanfaat, menjadi manusia yang tidak sia-sia dilahirkan? Apa yang sudah saya lakukan? Dari situ saya mencoba menilai seberapa besar kualitas hidup saya yang sudah dialani selama ini. Jika keinginan saya terlalu tinggi untuk menjadi bermanfaat bagi orang banyak, setidaknya saya ingin bermanfaat bagi hidup saya sendiri dan keluarga terdekat saya.

Saya tidak ingin menyesali apa yang sudah terlewati dan belum saya lakukan hingga saat ini, karena waktu tidak akan pernah bisa diputar kembali. Justru sebaliknya saya harus segera mengambil langkah maju. Menjalani dengan serius apa-apa saja yang sudah saya rintis, yang sudah saya mulai dan mimpi-mimpi yang sedikit demi sedikit saya bangun untuk menjadi nyata. Semua impian saya bermuara pada kebahagiaan lahir dan batin, dan anak sungainya adalah kebahagiaan orang-orang terdekat saya, dan itu hanya 30.000 hari -bisa kurang bisa lebih- untuk mewujudkannya dan atas seizin DIA tentunya.

Saya akhiri tulisan ini dengan sebuah pertanyaan “Bagaimana jika usia kita tidak sampai 30.000 hari?” dan hanya Tuhan yang tahu.

'Ne

*terima kasih untuk thumbnail di sini

* Lagu dari BIP ciptaan Rustam Rasta Manis

  • view 277