CINTA ANAK FARMASI

FIRMAN TO MARADEKA
Karya FIRMAN TO MARADEKA Kategori Lainnya
dipublikasikan 08 Juni 2016
CINTA ANAK FARMASI

Cinta Mahasiswa Farmasi

Sayang, tahukah kau bahwa dirimu bagai Opium, membuatku kecanduan dan mabuk kepayang. Kau membuat diiriku sesak dan tercekat, layaknya Tetrasiklin yang bercampur Kalsium, membuat abu-abu seluruh kulit.

Tahukah engkau bahwa cintamu di hatiku bekerja melalui saraf otonom, tanpa diperintah selalu saja merindu. Layaknya sebuah larutan, cintamu terdispersi secara molekuler ke dalam peredaran darah di tubuhku. Hingga dalam diri kita saling percaya bagai komponen dapar dalam sebuah sediaan, menjaga kestabilan cinta dari komposisi dalam formula. Ibarat proton yg ekivalen, perasaan kita akan memberikan puncak yang sama “cinta”. Yang ketika kita berpisah akan memunculkan kerinduan dalam diri rindu seperti rindu mahasiswa farmasi terhadap bau lab yg tutup selama libur lebaran.

~~~~~****~~~~~

Tahukah kau sayangku ?

Dulu mengejar dirimu bagai membuat Pillulae, rumit dan membingungkan. Kini bungkuslah aku dalam kapsul cintamu agar awet dan melebur bersama asam lambungmu. Peluklah aku seperti tablet salut gula melindungi zat yang terkandung di dalamnya, memberikan rasa manis di lidah lembut hingga memasuki usus. Jangan kau kurung cintamu dalam kertas perkamen lusuh pembungkus puyer itu.

Tak stabil, rusak…

Aku ingin cinta kita mengalir jernih seperti etanol bercampur asam salisilat, namun jangan biarkan menguap dan terbakar.

~~~~~****~~~~~

Tahukah kau bahwa dirimu adalah campuran Vaselin Album dan Zinc Oxid, menyembuhkan luka hatiku, mengoleskan rasa nyaman. Kau adalah Menthol yang menyejukkan, Liquor Burowi yang menyembuhkan. Belaianmu memiliki efek antidepresan yang melegakan. Terkadang, kau tidak ubahnya seperti Chlorfeniramini maleas, menghantarku tenang dalam bunga tidur yang menyenangkan. Akan kuaduk cinta kita dalam lumpang, kuberi Saccharin agar berubah manis dan kutambahkan Laktosa agar padat dan dapat dibentuk.

Kau tidaklah seperti perempuan bajingan tengik yang aromanya menguar bagai akar valerian dan tanin. Kebaikan hatimu seharum Vetiverae Radix, kaku pucat tak tampak, namun menggetarkan jiwa.

~~~~~****~~~~~

Aku adalah Asam sitrat yang akan melumer jika terkena rayuan cinta etanol 90 persenmu. Kehadiranmu bagai antibiotik yang membuatku resisten jika telat sehari meminumnya. Kau adalah Natrium Bikarbonat dalam Tablet Effervescent yang ada di hatiku meletupkan CO2 gas yang menyejukkan, sekaligus menghilangkan dahagaku akan dirimu yang luar biasa itu.

~~~~~****~~~~~

 Sayangku percayalah bahwa beratnya tumpukan buku farmasimu mulai semester 1 sampai 8 pun, masih lebih berat cinta dan rinduku padamu. Kalau cinta dan sayangku ini harus kutulis dan kulaporkan padamu, ku yakin 1 rim folio bergarispun tidak akan cukup untukku menulis dan melaporkan cinta dan sayangku padamu. Meski kau menggabungkan seluruh anak timbangan seduniapun tidak juga akan cukup untuk membanding cintaku padamu. Bwt saja sayatan organ hatiku dengan mikrotom, baik melintang atau membujur, kau pake mikroskrop apapun untuk melihatnya yang terlihat pasti hanya satu yaitu…. “Namamu”

 

 

  • view 201