Analogi Cinta Sederhana

Fina Destriana
Karya Fina Destriana Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 April 2016
Analogi Cinta Sederhana

Analogi cinta sejati itu, sederhana saja sebenarnya. Kau anggap Ibumu cinta sejati bukan karena dia bilang "I love you" tiap waktu toh?? Lalu, kaupun paham alasannya semisal adalah beliau melahirkanmu dan membesarkanmu dengan tulus.

Lalu tentang ayahmu, bukankah kau anggap cinta sejati juga? Dan apakah setiap hari beliau memanggil mu "Oh, My Darl, sayangku, belahan jiwaku". Aku rasa tidak, justru kau mencintainya lantaran semisalnya karena ia menafkahimu tanpa pamrih, mengkhawatirkanmu dengan caranya yang unik ataupun menjadikan dirimu alasan kenapa harus bekerja keras bukan?

Ataupun kakak atau adikmu, apa mereka membelaimu dengan lembut di setiap harinya? atau memelukmu setiap saat? Hahaha... itu mustahil bukan? Karena justru kita merindukan mereka disaat jauh lantaran hal hal aneh seperti pertengkaran, memperebutkan benda atau mainan yang sama sama kita sukai atau menangis bersama ketika akhirnya diomeli ayah dan ibu.

Ini bukti bahwa cinta sejati itu bukan selalu tentang yang indah-indah, bukan? Sederhana namun memliki alur ceritanya masing-masing.
Cinta sejati itu soal tindakan yang sekiranya takkan pernah kau lupakan dan kau adalah bagian atau tokoh utama alur kisahnya, atau mengenai orang-orang yang saling mendo'akan. :)

(Fina Destriana)

  • view 188

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Bener juga, Fina, jadi senang membacanya... ^_

    • Lihat 17 Respon

  •   Kurirperasaan063
     Kurirperasaan063
    1 tahun yang lalu.
    analogy yang dissderhanakan , Keren, makasihbanyak tulisanmu manfaat

    • Lihat 5 Respon