Cerita Pendek Seorang Anak Kampus

Fildzah
Karya Fildzah  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 Oktober 2017
Cerita Pendek Seorang Anak Kampus

Pada proses menjadi dewasa, hal seperti komplikasi berteman dan hidup seakan tak pernah berhenti dan kerap terjadi berulang-ulang. Satu hilang dan berhenti, tak terasa yang baru pun muncul.

Lelah.


 

 

Aku merasa begitu. Tak ada yang begitu spesial. Pertemanan yang dulu berasa tak ada yang bisa kalahkan, dalam proses pendewasaan, tak begitu kurasakan lagi. Yang dulunya seakan itulah yang terpenting, sekarang tak lagi sama. Kau sendiri yang menjalani. Kesusahan? Ya lewati sendiri. Jangan harap ada yang peduli.

Kesal.

Sendu.

Perasaan yang kadang tak tahu darimana asalnya tiba-tiba menghatamku dengan kuat; sakit. Kenapa aku merasa resah? Aku tidak suka hidupku. Aku tidak suka bagaimana kehidupan dewasa.

Tolong berhenti memberiku tugas dan tugas dan tugas dan tugas. Hei, aku bukan robot, kau ingat? Aku manusia, capai. Aku tak mau mengerjakan semua ini.

...Tapi aku pun tidak mau membuat orang tuaku kecewa. Aku bingung.

Aku rindu kehidupan sebelum semua masalah dan perasaan ini datang.

Aku ingin kembali.

Aku ingin pulang.


 

Ke masa itu.

Bawa aku pulang.


 

 

Di saat itu.

 

  • view 68