Kau mencuri senyumku

fika dianti
Karya fika dianti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 23 Januari 2017
Kau mencuri senyumku

Biarlah serpihan ini aku yang merapikannya. Tak mengapa ketika kau yang membuatnya hilang beberapa bagian. Tetaplah fokus pada kebahagianmu yang sekarang. Bukannya aku tak goyah, hanya saja aku berusaha tetap berpegang pada hal-hal yang mungkin bisa menguatkan. Tak mungkin aku tak bersedih, aku masih mempunyai hati. Aku hanya mencoba menguatkan hati sebab sepedih apapun hati, jika itu yang kau pilih maka akan tetap seperti itu. Tak peduli aku terluka atau sedih namun tenang saja, aku tak akan pernah mencuri sedikitpun kebahagiaan. Sebab aku tahu rasanya ketika kebahagiaan itu lenyap. Kau masih ingat saat kau mencoba memasuki pintu gerbang hati ini, lalu mulai memasuki gerbangnya, aku dari dalam melihat kesungguhan senyummu. Kemudian ketika kau mulai mengetuk pintu, hatiku mulai terbuka untuk menyambutmu. Saat itu aku merasa bahagia. Namun setelah aku buka pintu, ternyata kau telah berdiri di halaman dengan menghadap keluar seperti melihat yang membuatmu lebih tersenyum. Perlahan kau berjalan keluar gerbang dan pergi begitu saja dengan mencuri bahagiaku saat itu. Kamu tahu? Aku sedih, bahagiaku hilang seketika. Saat aku keluar gerbang dan kau di situ, senyummu tetap sama seperti awal seperti tak pernah terjadi apa-apa. Tiba-tiba kau dengannya bersama dengan gabungan senyuman kebahagiaan milikmu dan milikku. Terima kasih kau mencuri senyumku dan bahagiaku seketika, karenamu aku menyadari suatu hal. Aku baru tersadar bahwa tak hanya mengunci pintu namun mengunci gerbang juga. Pesanku yang mungkin tak akan mungkin aku sampaikan secara langsung padamu, bahwa kamu berhasil mencuri bahagiaku, meleburkan hatiku, dan menghapus senyumku. Tak apa, karenamu aku tahu banyak orang-orang sekelilingku yang begitu memedulikanku. Walau kamu tak pernah peduli akan hal itu. Aku sekarang kembali bahagia karena orang-orang yang benar-benar memedulikanku telah memberikan kebahagian. Aku berdoa agar kamu bahagia bersama dia yang saat itu aku lihat dari depan pintu. :-)

 

  • view 99