pelampiasan harapan

fika dianti
Karya fika dianti Kategori Puisi
dipublikasikan 11 Oktober 2016
pelampiasan harapan

Seruan yang terdiam di balik senyuman tanpa henti.

Menerangi sunyi dan menggaduhkan kegelapan.

 Tak bisakah angin menghangatkan sejenak raga yang menggigil, sebab sinar itu terus menerus membujuk.

Lihatlah langit yang begitu ceria menampakkan kemegahan kerlip bintang.

Apakah harus merasa begitu menyedihkan padahal alam memberikan begitu banyak kebahagiaan.

Apakah harus merajuk ketus melampiaskan harapan yang dibuat sendiri.

Jelas saja langit dan tanah yang selalu bersabar.

Langit yang meyaksikan tanah dihentak dengan angkuhnya oleh jejak tak bertanggung jawab dan tanah yang menyaksikan langit dimaki oleh pelampiasan kekecewaan yang dituliskan dengan keangkuhan pembenaran tanpa menengok sedikitpun pada yang semestinya diminta.

Pembenaran yang angkuh dan jika tiba saatnya kecewa maka takdir pun segera dipersalahakan.

Apakah pembenaran itu selalu menyudutkan akhir yang tak sesuai harapan.

Berharaplah pada yang semestinya tempat berharap, berusahalah hingga titik paling tinggi, merintihlah dengan tunduk untuk harapan itu, lalu pasrahkanlah pada Sang Maha pengabul harapan. 

 

  • view 134