NASKAH DRAMA DARI CERPEN GULA AIR (ASAL ROTE NDAO)

Fersi Tefi
Karya Fersi Tefi Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 29 Januari 2018
NASKAH DRAMA DARI CERPEN GULA AIR (ASAL ROTE NDAO)

GULA AIR

(Ada satu keluarga kecil tepatnya di Rote keluarga tersebut suka sekali dengan gula air, keluarga tersebut terdiri dari bapak yang bernama Bapak Elia  namun biasa di pangil Bapak Maneleo karena beliau adalah kepala suku. Istrinya bernama Mama Dorkas dengan  tiga orang anak, dua anak perempuan dan satu anak laki-laki.)

(Pada suatu hari Maneleo yang masih tertidur tiba-tiba Mama Dorkas membangunkannya dengan suara yang keras.)

Mama Dorkas    : Bapa bangun su te ini su siang ni, bangun su ko pi ame air nira.

Maneleo            :hmmm

Mama dorkas    : Bapa tadi malam mete apa ko tidur sampe jam begini ni, ini su jam 7 bapa, kapan ko pi ame air nira ais dating ko beta masak smpe jam brapa baru katong pi tofa di kebun ni

Maneleo            : adu iya mama, ini beta su bangun

(Dengan muka yang keram dan badan yang membungkuk Maneleo memikul air nira dari pohon lontar menuju Ke Rumahnya, sesampai Di Rumahnya ia langsung memanggil isrinya untuk memasak air nira yang dibawanya itu.)

Maneleo          :Mama datang su ko masak ini air nira.

Mama Dorkas    : iya tunggu, Bapa ada simpan air nira di mana?

Maneleo            : beta ada simpan di dapur situ

(Mama Dorkas yang sedang sibuk dengan memasak gula air, Maneleo pun sibuk dengan menyiapkan  peralatan untuk pergi ke kebun, tiba-tiba hp berdering di saku Mama Dorkas, dan Mama Dorkas memanggil Maneleo untuk mengangkatnya.)

Mama Dorkas  : “Bapa, datang dolo ko angkat ini hp te ini bata ada aduk ini gula.”

Maneleo          : “Halo nak, karmana?”

Rina                             : “Halo Bapa, Bapa dong ap kabar.”

Maneleo          : “Kabar babae sa Nak.”

rina                  : “Bapak ini b pung uang kos ni bulan belum bayar, baru b pung beras ju su habis jadi bapa kirim kasi beta uang dolo.”

Maneleo          : “Ia nak kalau begitu tunggu ko besok hari Sabtu Mama pi jual ame gula di Pasar dolo ko Hari Senin baru Bapa kirim.”

Rina                             : “Iya Bapa.”

Maneleo          : “Mama ini Rina ada minta uang ko bayar kos dengan beli beras.”

(Bapak Maneleo pun sudah selesai menyiapkan peralatan berkebun mereka, Maneleo dan Mama Dorkas langsung pergi ke kebun, sesampai di kebun mereka langsung membersihkan rumput-rumput dan Maneleo juga memperbaiki pagar kebun yang sudah rusak.)

(Hari sudah semakin sore dan mereka pun segera pulang ke rumah mereka karena Maneleo harus pergi mengambil air nira.)

(Begitulah kehidupan sehari-hari Maneleo bersama Istri dan Anak-anaknya dan dengan hasil berjualan gula air Maneleo bersama Istri mampu menyekolahkan ketiga anak mereka sampai pada perguruan tinggi.)

  • view 62