Berpuasalah, Agar Senantiasa Sehat

Fendi Chovi
Karya Fendi Chovi Kategori Agama
dipublikasikan 02 Juni 2017
Berpuasalah, Agar Senantiasa Sehat

Berpuasalah maka kamu akan sehat.

Hadis Nabi Muhammad saw di atas seharusnya menyadarkan diri kita.

Apa makna sehat dengan berpuasa itu?

Apakah karena dengan berpuasa itu, sistem pencernaan dalam perut kita lebih banyak diistirahatkan dan kita menjadi sehat karena itu.

Atau jangan-jangan ada pesan lain yang belum bisa kita ketahui selama ini.

Jika melihat kembali pada pendefinisian puasa, yaitu menahan diri dari makan dan minum sejak terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. inilah makna berpuasa yang lebih seringkali kita dengarkan.

Namun, kenapa dengan berpuasa kita bisa menjadi sehat?

Mari kita lihat diri kita lebih dalam lagi.

Berpuasa mengajarkan kita untuk bertahan dalam semangat menahan diri, dari segala perkataan buruk, emosi yang tak terkontrol hingga hiruk pikuk diskusi yang saling menyakitkan, apalagi kafir mengkafirkan.

Di sinilah, aku belajar lebih mendalam tentang makna berpuasa. Puasa bukan semata-mata perintah wajib dari tuhan. Tapi, berpuasa juga menjadi sebentuk jawaban untuk menjaga diri dari hal-hal yang kurang elok dilakukan.

Rasakanlah hidup kita. Jika mampu menahan diri dari bentuk emosi yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Rasakanlah hidup kita. Jika mampu menahan kebiasaan membicarakan keburukan orang lain di saat kita mampu melakukannya.

Kita lihat kembali. Kenapa kita mampu menjalankan itu semua. Tak lain karena kita sedang menyadari sedang menjalankan ibadah puasa.

Mari berjanji.

Aku malu ketika menuturkan aku berpuasa. Tapi lidah dan aktivitasku mencerminkan sesuatu yang tidak semestinya dilakukan seorang hamba berpuasa.

Apakah layak dikatakan berpuasa, padahal lidahku lebih sering membicarakan keburukan orang lain. Kapan aku bisa dikatakan hamba yang berpuasa dengan cara menahan yang buruk dan menggantinya dengan hal-hal yang baik.

Itulah sebabnya, aku berpikir bila berpuasa itu adalah sebuah iktiar untuk menyadarkan diri untuk menjadi hamba yang sehat.

Kita sehat karena tidak menyimpan dendam kepada sesama.

Kita sehat karena tidak menjadi benalu di dalam kehidupan bermasyarakat.

Kita sehat karena mampu menjaga diri dari keinginan-keinginan buruk.

Kita sehat karena mampu menjadikan puasa sebagai ikhtiar mendekatkan diri kepada tuhan.

Sederhananya. Hanya orang yang berakal sehat lah yang akan senantiasa belajar menjaga diri dari perbuatan buruk dan kurang bermanfaat untuk sesama.

Mari berpuasa. Mari jadikan diri kita hamba yang sehat. Rohani dan jasmani.

@fendichovi, 2017

#NulisRandom2017

 

  • view 70