Ela

Fendi Chovi
Karya Fendi Chovi Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 27 Januari 2017
Ela

Engkaukah gadis bernama Ela itu?
Tanyaku pada saat sore hari turun menuruni jalan-jalan di kota Yogya.

Kau terlihat tersenyum malu-malu. Menjabat tanganku.

Engkaukah gadis bernama Ela itu?
"Sebutlah namaku sebisa mungkin kau hendak menyebutnya, katamu malam itu

Aku tertawa geli. Membayangkanmu sendirian dengan wajah riang keanggunan seorang gadis Sunda

"Sini, mampirlah ke tempatku. Bacalah buku-buku!"

Bisikmu di kala kota Yogja terus menabur gerimis

"Aku terjebak hujan. Namun, kuingin hujan berhari-hari memperpanjang waktuku membaca" ujarku

Engkau tersenyum menyerahkan Reruntuhan Musim Dingin

Engkaukah gadis bernama Ela itu?
Tanyaku saat malam berjatuhan terus menerus

"Sebutlah namaku sebisa mungkin kau hendak menyebutnya," katamu malam itu.

Aku tertawa ngakak. Di bawah remang-remang lampu pintu gerbang kediamanmu. Kau tersenyum serupa keindahan angin selatan dan kemegahan Gunung Merapi

Engkaulah gadis bernama Ela itu?
Tanyaku, sore itu langit tak menjatuhkan hujan

Hanya kata-katamu yang berjatuhan berbisik di telingaku

"Menulislah, mungkin saja kelak rindu pada Angkringan!"

Dengan semangkok kenangan di meja makan lesehan

Nb :

Reruntuhan Musim Dingin, Kumcer Karya Sungging Raga, diterbitkan Diva Press, pada Januari 2016

(Engkaukah gadis bernama Ela itu? Kau geli pasti mendengarnya! )

  • view 56