Kangen Profesor Hisanori Kato

Fendi Chovi
Karya Fendi Chovi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 Januari 2017
Kangen Profesor Hisanori Kato

Aku berjumpa dengan profesor Hisanori Kato pada acara yang digelar anak-anak Gusdurian, Yogyakarta tempo hari. Sosok penulis buku, Kangen Indonesia : Indonesia di Mata Jepang ini, sangat kalem dan terlihat santun.

Saat berbicara di depan peserta pada sesi Islam di Mata Jepang dan. Islam menurut perspektif orang Jepang ini, Kato begitu mengalir menyampaikan kekagumannya kepada Indonesia, lebih-lebih kepada sosok Gus Dur.

Dari Gus Dur, Kato belajar tentang semangat saling menghargai, mengayomi, mencintai, serta menikmati hidup dalam bingkai kebersamaan. 

Saat itu, Kato juga menggambarkan tentang karakteristik orang Indonesia yang dikenal cenderung dengan perkataan, "Bukan nanti bagaimana tapi bagaimana nanti" saat menghadapi beberapa permasalahan.

Sebuah gambaran jika orang Indonesia suka pada sesuatu yang reflektif, tak terjadwal, cenderung santai, tapi justru disitulah keunikannya.

Saat mendengar Kato berbicara tentang Gus Dur dan rasa kagumnya itu, diam-diam aku menyukai apa yang disampaikannya. Dengan jujur Kato menuturkan, kelebihan (Almarhum) Gus Dur dan bagaimana presiden Republik Indonesia itu, menghargai orang lain.

Setelah acara, aku menghampiri dan memperkenalkan diri serta menyampaikan juga jika aku sudah membaca buku, Kangen Indonesia : Indonesia Di Mata Jepang.

"Oyaa, senang sekali mendengarkan ada yang membaca buku karya saya," katanya tersenyum.

Dia mempersilakankududuk lesehan sambil ngobrol, sebelum Kato diantar sama panitia ke tempat penginapan dan untuk istirahat.

"Pak Kato, nanti kita diskusi lebih hangat lagi via e-mail, ya!" kataku.

"O, dengan senang hati," jawabnya.

Saat itu, Profesor Kato juga pamit ke tempat penginapan diantarkan panitia acara.

Setelah itu, aku tetap kontak-kontakkan. "Pak Kato, kabari ya, jika karya jenius berikutnya terbit kembali," tulisku di badan e-mail.

"Terima kasih. Tentu. Dari Kato di Tokyo." balasnya lewat e-mail.

Tertarik dengan kekaguman Prof. Hisanori Kato terhadap (Almarhum) Gus Dur.

Baca dan click juga reportaseku di muat Harian Surya. (surabaya.tribunnews.com) di sini ! 

  • view 148