Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Renungan 25 Januari 2017   22:31 WIB
Yang Berjuang Yang Didoakan

Di kelas saat masih kuliah pada program studi Sosiologi, dosenku Medhy Aginta Hidayat pernah memutar film tentang The Secret yang membahas mengenai Law of Attraction (LoA).

The Secret ini memuat sejumlah komentar orang-orang hebat di dunia mengenai Law of Attraction (LoA) yang ternyata juga dipelajari para ilmuwan selama ratusan abad silam, seperti Plato, Galileo, Einstein dan beberapa ilmuwan terbaik dunia lainnya.

Film yang dibuat Rhonda Byrne, si penulis buku The Secret ini menyebutkan bahwa ketika kamu mempelajari rahasia ini, kamu akan menyadari bahwa kamu dapat memiliki atau melakukan apapun yang kamu inginkan. Kamu akan menyadari siapa sesungguhnya dirimu. Kamu akan menyadari keagungan sejati yang sedang menantimu dalam hidup ini. Rahasia ini disebut oleh dunia dengan The Secret dengan pemikiran tentang The Law Of Attraction.

Aku cukup menikmati dengan begitu antusias film ini. 

Dengan menonton film itu, dosen yang mengampu materi filsafat ilmu tersebut hendak menegaskan agar mahasiswa memiliki semangat fokus dan berkelanjutan saat mengejar cita-cita mereka.

Mengutip Rhonda Byrne sendiri, penulis The Secret menyampaikan hukum tarik-menarik adalah hukum alam, ia tidak memilih orang, siapapun mengalaminya. Ia juga tidak memandang pikiran baik atau buruk, mau atau tidak mau, ia hanya menerima signal dari pikiran anda dan memantulkannya kembali.

Ketika anda focus pada sesuatu sebenarnya anda sedang memanggil sesuatu itu untuk hadir dalam hidup anda.

Maka, ada baiknya juga ketika membayangkan diri. Membayangkan masa depan. Bayangkanlah sesuatu yang baik. Sesuatu yang kita percayai akan terwujud.

Dengan begitu menarik dan percaya diri Rhonda Byrne mengajak diri kita untuk memikirkan apa yang kita impikan.

Menurut dia, ada tiga langkah sederhana dan sangat berdaya untuk mewujudkan penggunaan hukum tarik-menarik ini, yaitu Meminta kemudian Percaya, lalu Menerima dengan perasaan bahagia.

Kata dosenku itu, jika kita memiliki impian. Maka, maka berikanlah perhatian secara fokus.

Dari film itu, aku jadi penasaran dengan ide-ide tentang The Secret tersebut. Lalu, aku menemukan nama Wallace D Watless yang sebenarnya peletak dari Low of Attraction (LoA) itu.

Wallace D Wattles sendiri menulis buku keren berjudul The Science of Getting Rich pada tahun 1910. Aku sudah membaca gagasan Watless di buku tersebut.

Menariknya lagi, ternyata Rhonda Byrne meletakkan kata syukur sebagai bagian tak terpisahkan untuk menjalani keberhasilan.

Sebagaimana diakui sendiri oleh Rhonda Byrne bahwa syukur merupakan ajaran mendasar dari ajaran guru besar sepanjang sejarah. Dalam buku yang mengubah hidup saya, The Science of Getting Rich yang ditulis Wallace Wattles pada1910. Syukur adalah bab terpanjang.

Lalu, setelah membaca tulisan ini. Apakah yang kalian bayangkan?

Kalau aku membayangkan diri dan membayangkan masa depan.

Diam-diam aku mulai menikmati apa yang kupelajari di agamaku sendiri, Islam saat mengutip firman Allah swt dalam salah satu hadis Qudsi begini :

"Aku bersama sangkaan hambaku padaku, maka hendaklah ia berprasangka dengan apa yang ia inginkan"

Nah. Ternyata Tuhan juga akan senantiasa menambah apapun jika terus menerus disyukuri oleh hamba-Nya.

Tuhan Maha Pemurah dan Maha Penyayang.

Kenapa kita tidak pernah fokus dengan apa yang kita impikan?

Mari fokus dan bayangkan diri dan masa depan yang benar-benar diimpikan sebaik mungkin.

Karya : Fendi Chovi