Membayangkan Nikmatnya Masa Depan

Fendi Chovi
Karya Fendi Chovi Kategori Renungan
dipublikasikan 25 Januari 2017
Membayangkan Nikmatnya Masa Depan

Ada saatnya kita berjalan menelusuri berbagai rute kehidupan dan pada suatu saat yang tidak bisa diduga, kita berhenti sejenak. Memutar haluan dari target awal.

Apakah itu pertanda perubahan ideal atau justru kegagalan untuk meneruskan jalan keberhasilan?

Entah aku tak mengetahui secara pasti.

Dan tentu saja, kita pun belajar dengan konsekwensi dari setiap keputusan yang kita ambil.

Pada saat itulah diam-diam kita belajar tentang kehidupan. 

Adakalanya kita perlu berhenti. Mungkin ini jalan yang tak seharusnya dilalui. Adakalanya kita harus ngotot untuk menemukan mutiara bahwa jalan inilah yang dijanjikan pemilik semesta ini kepada ciptaan-Nya.

Aku dan kamu hanyalah bergerak untuk suatu takdir yang seolah-olah itu kehendak kita. Tapi, jika kita renungkan lagi. Diam-diam ada kekuatan yang ikutcampur menggerakkan diri ini. Kita pun tersenyum di kala berhasil dan meneguhkan diri jika itu semua semata-mata karena usaha dan doa.

Benarkah begitu?

Semakin kita memikirkannya, ternyata semua digerakkan oleh kekuatan yang hadir membentangkan jalan-jalan kesuksesan untuk diri kita sendiri. Dan itu semata-mata bukan dari kita. Tapi energi semesta.

Saat itulah seharusnya kita mengakui jika perjalanan ini ada pengatur-Nya.

Namun sang pengatur semesta ini memberikan kepada siapapun yang ada di muka bumi ini untuk belajar menemukan takdirnya sendiri. Berjalanlah.

Temukan perubahan dirimu sendiri di lorong-lorong kehidupan ini.

 

 

Dilihat 57