Saat Kamu Berpikir Menulis tidak Penting

Fendi Chovi
Karya Fendi Chovi Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 23 Januari 2017
Saat Kamu Berpikir Menulis tidak Penting

Demi merawat semangat menulis, aku membeli sebuah e-book berjudul, "101 Hal yang Wajib Diketahui untuk Mahir Menulis," yang ditulis A.S Laksana, salah satu penulis ternama di jagad kepenulisan di negeri ini.

Aku hubungi langsung si penulis e-book tersebut. Dari e-book itu, aku menemukan pandangan menarik terkait dunia kepenulisan. Dunia kepenulisan yang cenderung dinyatakan kegiatan sepi, sunyi dan para penulisnya rentan menjadi melarat.

Namun, pandangan A.S Laksana di dalam e-book tersebut justru menghadirkan sudut pandang yang berbeda. Sebuah pernyataan yang menghadirkan harapan bahwa menulis bisa menyebabkan seseorang kaya raya dan berpengaruh. Menulis dinyatakan sebagai aktivitas yang layak dijalani dan memberikan keberlimpahan materi.

Di e-book itu, dengan lihai si penulis menjelaskan apa hal mendasar yang harus ditanamkan dalam diri seorang penulis. Seabrek penjelasan menarik dan komunikatif disampaikan dengan harapan agar calon penulis memandang kegiatan menulis sebagai hal menyenangkan dilakukan.

Pada saat tertentu, aku juga membayangkan apakah menulis ditinggalkan melihat gejala zaman saat ini banyak medium untuk menyampaikan gagasan dan pemikiran.

Beruntung. Di buku berjudul, ASIA dan Australia, tulisan Myrna Ratna, wartawan Harian Kompas, dituangkan pernyataan menarik kenapa menulis itu penting pada lembar kata pengantar yang ditulis Budi Darma, penulis berpengaruh di negeri ini. 

"Dalam pertemuan Internasional mengenai Pers di Bangkok beberapa waktu lalu antara lain disimpulkan, bahwa media tulis akan tetap diperlukan," tulis Budi Darma.

Budi Darma menuliskan alasannya, jika kendati media visual makin mendominasi, media tulis tidak akan ditinggalkan, antara lain karena dalam proses membaca terciptalah ikatan emosional antara pembaca dengan bacaannya.

Untuk itu, saat memikirkan kembali, seberapa penting menulis itu? Aku hanya berpikir betapa gagasan, kenangan, pengalaman, yang bersemayam pada diri kita. Sejatinya mengundang rasa penasaran dari orang lain. Itu sih alasan kenapa menulis itu penting. 

Bagaimana denganmu?

Baca juga tulisan sebelumnya :

https://www.inspirasi.co/post/details/25641/berguru-kepada-muhidin-m-dahlan

https://www.inspirasi.co/post/details/26164/aku-ingin-menulis-seperti-dia

 

  • view 186