Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi
Tak Terbantahkan

Detik denganmu bagaikan segumpal kenangan,

Bahkan bukan hanya menjadi rangkaian kata tanpa alasan,

Bukan pula ekspetasi di luar jangkauan harapan.

 

Detik demi detik denganmu begitu mahal terasa,

Betapa tidak, ketika waktu adalah jarum semata,

Denganmu, waktu menjadi segalanya.

 

Tuan,

Gelak tawamu yang renyah itu mengandung candu,

Gurau harimu walau melantur bahkan itu yang kutunggu,

Tidakkah kau bergerak maju pada perjumpaan itu ?

 

Tuan,

Ini mengejutkan,

Hal ini bahkan tak terbantahkan,

Ritme bicaramu itu, oh Tuan.

Begitu ku rindukan.

Karya : Rara Febtarina