Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 20 Oktober 2016   12:14 WIB
Daun dan Jendela

Kamu jatuh cinta pada jendela yang setiap hari kamu lihat dan sebelumnya tidak merasakan apa-apa.

Kamu menyadari baru jatuh cinta setelah berwindu-windu jendela itu sudah ada di sana.

Pada suatu musim gugur, angin tlah menjadikan jendela sebagai pintu untuk memasukkan daun ke ruang mu. Pada nya seolah tertulis pesan,  “hallo, sudah sejak jauh hari aku menatapmu dari ketinggian. Panas dan dingin ku nikmati dari singgasana ranting kecil ku. “

Kini daun itu sudah layu.

Jendela telah menjelma jadi bola mata.

Kepadanya kau terbangun tentang dunia luar yang membawanya pergi jauh.

Daun itu, kembali dibawa angin.

Melewati jendela.

Terbang dan tak kembali.

Karya : Febriana D Lestari