Sadari

Fauzi Noerwenda
Karya Fauzi Noerwenda Kategori Inspiratif
dipublikasikan 20 Juli 2016
Sadari

SADARLAH!!!

“Kehidupan itu begitu keras. Zaman tak lagi ramah pada setiap manusia. Jika tak mampu sadar, maka kehidupan akan terus menggilas pemeran zaman”

Manusia belajar dengan ragam cara yang berbeda. Proses belajar dilakukan sebagai upaya menjalankan kehidupan agar lebih mudah. Tentunya belajar pun menjadi media agar setiap orang mampu tersadar dengan setiap hal yang dihadapinya.

Aturan main dalam kehidupan sama. Ada reward jika berhasil dan ada punishment jika melanggar. Semua dikemas dalam waktu yang sama yaitu 24 jam. Saat mencoba menyelami kehidupan dengan lebih dalam, ternyata diri belum mampu sadar tentang makna waktu 24 jam.

Ada batasan kehidupan di bumi ini. Saat waktu tak bisa dioptimalkan, pupus sudah semua asa yang sudah terbangun sejak lama. Wahai diri, SADARLAH. Kehidupan sedang menanti aksimu yang nyata. Dimanakah diri yang selalu semangat mengoptimalkan waktu dengan baik?

Waktu berselang, selalu muncul kekecewaan dan kebahagiaan. Kecewa karena gagal mengoptimalkan waktu. Bahagia karena berhasil mengoptimalkan waktu. Alur pun bisa ditebak, saat waktu mampu dioptimalkan dengan baik, maka pencapaian pun bisa lebih baik. Pertanyaannya, lebih banyak kecewa atau bahagia?

KESADARAN menjadi salah satu gerbang yang membuat manusia terus berpikir tentang kehidupannya. Ada banyak kejadian yang akan dilewati. Ada banyak orang yang selalu menunggu keberhasilanmu. Sadarkah dengan semua itu?

Hidup bukan tentang diri kamu saja! Hidup pun tentang aku, kamu dan semua orang yang ada dalam kehidupan. Sungguh aneh jika diri hanya bisa marah seakan tak ada orang yang mendukung. Hei SADAR! Disaat kau lemah, sedih, takut, sejujurnya ada banyak orang yang mendukungmu. Hanya saja kau tidak sadar dan malah mengabaikannya. Mau sampai kapan kau abaikan orang-orang yang mendukungmu dengan penuh cinta?

Kehidupan memang keras, bahkan zaman pun tak lagi bersahabat. Namun semua akan mudah jika kesadaran itu hadir. Sadar bahwa kita tak melewati kehidupan sendiri, ternyata ada banyak orang yang selalu mendukung setiap langkah kita.

Ada banyak cinta yang menghiasi perjalanan kehidupan. Ada banyak alasan yang membuatmu terus melangkah dalam roda kehidupan. Belumkah kau sadar tentang kehadiran cinta itu?

Wahai diri. Waktu akan terus mengikis hingga tak ada lagi kesempatan untukmu. Sadarilah bahwa kini kita hidup dan melewati perjuangan bersama orang-orang terkasih.

Apa pun yang ingin digapai. Mulailah berjuang bersama. Sampaikan pesan cintamu pada orang-orang yang selalu mendukung setiap harapanmu. Berjalan bersama akan membuat tantangan zaman tak lagi membuatmu merana.

“Mari SADARI diri demi hidup yang lebih BERARTI dan pencapaian hidup yang kian TINGGI”

 

 

  • view 193