Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 15 Juni 2017   01:45 WIB
Cakrawala Cinta

Cakrawala cinta.

Untuk waktu yang tidak bisa lagi untuk di ulang, tapi mungkin masih bisa di jadikan pelajaran sekaligus kenangan.

untuk nafas yang tak bisa lagi di hembuskan diwaktu yang sama.

Untuk tatapan manis yang pernah di reka bersama atau apapun saja.

Aku menyebutnya dengan cakrawala cinta, sebab yang aku tau, cinta selalu saja mempunyai keluasan yang tak terhingga, menjadikan setiap penikmatnya mabuk parah karenanya.

membuat para penikmatnya lupa dimana angan berada, dan mengabaikan senja yang hampir tiada.

Atau lagu-lagu mellow yang selalu bisa menceritakan perasaan yang tak  bisa diungkapkan dengan kata-kata biasa.

Karna biasanya para musisi menciptakan lagu dengan presentasi yang sangat mengambang. 10 persen murni menyanyi dan 90persen lainnya curhat.

Tapi, Semuanya selalu mempunyai jejak-jejak romantik, kenangan-kenangan manis atau apapun saja yang barangkali tidak bisa di hilangkan dengan mudahnya.

Dan bagiku mungkin para musisi itu bernyanyi bukan hanya mereka mempunyai bakat dan suka seni, tapi kendalanya, mereka hanya bisa bersuara dengan lagu, mereka bisa membebaskan pikiran serta melawan dengan karya mereka.

Dan bagi para penulis, kata-kata adalah cara mereka untuk melawan segala ke-janggalan, ke- tidak adilan, ke sewenang-wenangan, dan juga ke-gagal move-on nan.

Jika seseorang ada yang bertanya satu hal saja tentang cinta, maka cinta akan menjawabnya dengan seribu satu jawaban yang berbeda.

Mengapa?

Karna cinta selalu melahirkan pertanyaan-pertanyaan baru dari pertanyaan-pertanyaan lamanya.

Cakrawala cinta.

Dan bagiku cinta bukan hanya sekedar yang orang-orang biasa bayangkan semuanya tidak bisa di tafsirkan seenaknya, setiap dari kita mempunyai kisah dan cerita yang berbeda.

Atau mungkin seperti monolog cinta yang berperan indah antara satu insan dan insan lainnya, mereka saling berpasangan dengan syahdunya.

Mereka berpadu dan menyatu bagai langit dan merpati yang saling melengkapi indahnya bentangan gugusan biru yang terbebaskan.

Cinta?

Kau selalu datang tidak tepat waktu, kadang kamu hanya ingin menyapa dan pergi, atau kadang kamu hanya ingin menghibur hati yang terbelenggu dengan kesibukkan dan keanehan duniawi.

Seperti hujan, kau hanya di peringati oleh mendung langit murung, yang siap menangis.

Engkau memang kuat, merasuk kedalam nadi setiap insan bernama manusia, membuat mereka kadang gila dan tak mendengar selain pada yang dicintanya.

Membuat mereka merasakan bagimana rintik hujan menabrak bumi, tapi apakah mereka menyerah pada cinta setelah jatuh?

Tidak, mereka tetap kembali dengan seenaknya, membasahi pipi yang kadang memang sesak di hati.

Cinta, kamu adalah anugrah yang luas bagai cakrawala yang membentang, tapi itu berlaku hanya bagi manusia yang siap menjalani berdua, dan menganggapnya sebagai keindahan tuhan yang dititipkan pada semesta dan di terima oleh kita sebagai manusia.

Seluas apalagi aku harus menafsirkanmu wahai cakrawala? Cinta?

Kamu tau?

Cinta tercipta karna kita hanya diciptakan berdua,  dia yang mempunyai daya tarik antara lawan jenis.
memberikannya rasa percaya bahwa sesungguhnya mereka para penikmatnya selalu mabuk dengan manisnya rasa cinta.

 

Muhamad Fauzan Mauludi.

Pandeglang, 15 juni 2017

01 : 42 WIB.

 

 

 

Karya : Fauzan Mauludi