BERJANJILAH!!!

Fauzan Mauludi
Karya Fauzan Mauludi Kategori Agama
dipublikasikan 07 Juli 2016
BERJANJILAH!!!

BERJANJILAH !

            Seiring dengan perginya tamu agung, tamu yang datang satu tahun sekali, itupun kita tidak tau masih akan berjumpa atau tidak.
maka berjanjilah.

pernahkah kita merasa jauh dari sang pencipta ?
pernahkah kita merasa gelisah akan keadaan dunia ?
pernahkah kita mengharap, berdo’a, memohon atas segala yang kita panjatkan ?
pernahkah kita mengahrapkan apa-apa yang diinginkan oleh kita itu sesuai dengan qudrat iradat allah ?
pernahkah kita…..?
pernahkah kita…..?
pernahkah kita……?

Maka berjanjilah, ini adalah janji kita terhadap pencipta kita, berjanjilah bahwa kita akan memperbaiki hidup kita dari sekarang.

kita berjanji akan shalat yang tidak akan lagi kita tinggalkan, kita memohon agar di bangunkan malam hari untuk tahajjud dan berjanji akan rajin melaksanakannya rutin delapan rakaat, kita berjanji akan melaksanakan shalat dhuha 8 rakaat setiap harinya, berjanjilah.
semua itu tidak akan menghabiskan waktu lama.
nikmatilah saat-saat kita shalat, nikmatilah saat  kita bertakbir, nikmatilah waktu disaat kita bersimpuh sujud dihadapannya, menghabiskan segala kegelisahan dan mencurahkan dalam sujudnya, nikmati saat berdialog dengan allah, nikmatilah secara perlahan, santai, selow, kalem dan tenag, nikmatilah !

apa yang kita cari sebenarnya ?
kebahagiaan semu ataukah kebahagiaan yang benar-benar kekal dan hakiki ?
dunia atau akhirat ?
kejarlah keduanya, seimbangkan keduanya.
berjanjilah kita akan menyisihkan waktu untuk bertadabbur dengan al-qur’an, berjanjilah akan segala kebaikan, sebelum kita benar-benar menyesal nantinya. Berjanjilah !

Kenapa harus dengan shalat ?
sebenarnya, kita shalat ataupun tidak shalat tidak akan berpengaruh pada allah, disini timbul pertanyaan baru.
kita yang butuh allah, apakah allah yang butuh kita ?
anak kecilpun bisa menjawab itu, kita yang butuh allah !

kita sebagai hambanya, kita sebagai khalifah di buminya, kita yang hanya menumpang di bumi apakah patut kita sombong dan angkuh dihadapannya ?
didalam shalat banyak sekali fadiah, fadilah yang tidak bisa terungkap secara rinci oleh manusia biasa.
maka nikmati saja takbir itu, nikmati saja rukuk itu, nikmati saja bacaan-bacaannya secara khusyuk, nikmati saja saat kita besujud dan merendah di hadapannya, lakukanlah dengan rutin, dengan ikhlas, nikmatilah dengan penuh syahdu.
percayalah allah tidak akan pernah mengecewakan kita selama kita tidak mengecewakan allah !

apa yang kita butuhkan di bumi ?
mobil, motor, pesawat, kapal, rumah mewah, harta yang berkah, anak yang shaleh, istri yang hafal al-qur’an, mempunyai yayasan, haji dan umroh, apartemen, jabatan dan lain sebagainya.
punya siapakah itu semuanya ? manusia ?
tidak, tidak, itu semua milik allah.
maka mintalah pada allah, rayulah allah, bernegosiasilah dengan allah.
lewat apa ? lewat tahajjud.
mengapa harus lewat tahajjud ?
tidak usah banyak Tanya, lakukan saja dengan ikhlas, istiqomah, lakukan di sepertiga malamnya, disaat seluruh makhluk sedang asik bermain dalam mimpi, lakukan itu.
lakukan hingga kita merengek menangis pada malam itu. Coba saja !

jika kita melakukannya dengan ikhlas, istiqomah dan sabar, maka lihat dan nikmatilah keajaiban yang datangnya tidak terduga.

berjanjilah !
berjanjilah akan hari yang akan di awali oleh shalat dhuha.
mengapa shalat dhuha?
jangan banyak Tanya, nikmati saja ibadah itu, istiqomahkanlah, sabar, dan ikhlaslah, nanti keajaiban itu akan datang dengan sendirinya.
percayalah allah selalu menghargai segala ikhtiar yang dilakukan oleh hamba-hambanya.
pernahkah allah berkhianat?

berjanjilah !
berjanjilah, kita akan akan rajin untuk shalat fardhu lima waktu dan shalat-shalat sunnah lainnya.
dengan itu itu kebahagiaan dunia dan akhirat aka nada dalam genggaman kita.
berjanjilah kita tidak akan lagi mengecewakan allah !
berusahalah , berat memang, susah, mumet, dan lain sebagainya.
mengapa ?
karna setaan berperan keras dalam hal ibadah !
selamat berjuang, untuk kita !

artikel ini di tulis secara singkat, sengaja ini hanya untuk kita !

salam,

FAUZAN MAULUDI