MUSIK

Fauzan Mauludi
Karya Fauzan Mauludi Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 05 Juli 2016
MUSIK

MUSIK

Siapa yang tak suka dengan musik ?
siapa yang tak tau dengan musik ?

dikala kita sedang merasa susah, letih, sakit hati, galau, senang, kadang mulut ini secara spontan menyanyikan lagu yang sebelumnya tidak penah kita nyanyikan.

Musik selalu mempunyai cara tersendiri untuk menyampaikan perasaan seseorang, right ?

Dikala sendiri, merenung dan melamun dalam kesendirian,
terkadang lagulah yang menemani.
dikala rindu terhadap kekasih,
 terkadang lagulah yang terlantun dalam bibir yang manis ini.
dikala sedih, lagulah yang mewakili perasaan untuk berbicara.

Terkadang kita bisa merasa lebih nyaman dalam kesendirian hanya di temani lagu-lagu, untuk apa ?

terkadang untuk mengenang masalalu,
terkadang untuk mengungkapkan isi hati,
terkadang untuk sekedar menghibur raga,
terkadang hanya untuk mengisi kejenuhan semata, dan lain sebagainya.

Mengalun indah seperti tangga nada yang berdampingan,
 menghasilkan karya penuh makna,
mewakili hati yang sedang gundah,
menciptakan ritme-ritme penuh dansa,
mewarnai hidup, dengan irama yang berlantun.

Terima kasih untuk musik yang menemaniku dikala aku sedang terpuruk,
terima kasih musik yang setia menemaniku di waktu malam sebelum terlelap,
terima kasih musik yang membantuku membuat kenangan pahit manis di kala hidup.

Sejak kapan engkau tercipta ?
saat para pujangga merasakan hal yang aneh mungkin ?
tentang agama, dunia, cinta, atau apapun ?
sejak kapan ?

Aku kadang mengkhayal seperti dalam film-film india,
menyanyi berdua dengan kekasihku, di tengah padang rumput hijau seluas mata memandang
memetik bunga bersama, memasangkan ke kuping kirinya, menari-nari bagai romeo dan Juliet.

ah,sudahlah. Sesuatu saat nanti akan ku buat iramaku sendiri,
akan ku buat irama itu menjadi musik yang mengalun indah hingga terdengar ke seluruh pelosok dunia.

Membuat semua orang memainkan kepalanya,
menari-nari indah karenanya,
tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila,
dan menangis dengan rasa penuh sayat.

ku biarkan aurora samudra mengiringinya, pelangi menghiasinya, dan dentuman alat musik yang melegkapinya,

terima kasih wahai ketukan nada indah,
terima kasih petikan gitar
terima kasih dentuman drum
terima kasih nada-nada piano
terima kasih sara irama biola
terima kasih vokalis dengan suara indahmu
terima kasih semua orang yang berperan menciptakan musik.

terima kasih, dan terima kasih

Salam,

FAUZAN MAULUDI