IMPIANKU DAN MIMPIKU

Fauzan Mauludi
Karya Fauzan Mauludi Kategori Motivasi
dipublikasikan 05 Juli 2016
IMPIANKU DAN MIMPIKU

IMPIANKU DAN MIMPIKU

Aku tau, semua berasal dari mimpi, tapi bukan berarti tertidur dan bermain dalam lelap, menari-nari seperti kumbang di atas bunga, seperti khayalmu sekarang!

aku tau semua orang mempunyai presepsi yang berbeda tentang mimpi, kamu juga punya mimpikan?

semua orang mempunyai mimpi yang berbeda, tentang kesuksesan, masa depan, kebahagiaan, atau apapun itu.

Bahkan, untuk cemoohan-cemoohan yang ada, aku mencoba untuk menutup telinga, aku hanya membuat diriku nyaman dengan keadaan, itu hak mereka untuk mencibirku, sebisa mungkin aku tak ingin menyindir mereka tentang diriku, tidak ingin menggurui mereka lewat tulisanku, aku hanya ingin membuat diriku bebas berkarya dengan hobi ini.

Tak masalah jika semua orang mentertawakanku, ini hobiku, aku mempunyai cara sendiri untuk meraih masa depanku, aku mempunyai jalan sendiri untuk mewujudkan mimpiku.

Tak usah risau dengan keadaan yang ada sekarang, mungkin banyak cemoohan dan lika-liku untuk menuju apa yang aku inginkan, tapi itu tak akan berlaku lagi jika aku sudah mendapatkan apa yang aku mau.

Nanti merekalah yang akan datang untuk memohon-mohon  meminta bantuanmu bukan ?
bermimpilah dulu, tuliskan mimpi-mimpimu di sebuah buku, 10,20,30,40,50,60,70,80,90,100, mimpi mungkin ?
tulislah apa yang kamu mau, tulislah dahulu, lalu mulailah untuk berjuang mewujudkannya satu persatu.

Nanti jika sudah terwujud coretlah satu persatu, hingga nanti jika mimpi-mimpimu sudah terwujud semuanya , tulisan itu hanya akan menjadi saksi dan coretan tinta hitam penuh bangga.

Aku selalu berdo’a “suksesanlah aku semuda mungkin”

rumah yang megah, villa yang nyaman di pertengahan sawah, mobil yang bagus, beribadah  ke masjidil harom dan madinah, mempunyai istri sholihah yang hafal al-qur’an, mempunyai yayasan, mempunyai rumah joglo, anak 9, harta yang berkah nan melimpah, ilmu yang bermanfaat, tulislah, tulislah apa saja……

itu mimpi bukan ?
kamu bebas menuliskannya dalam bukumu.
dan semoga saja itu menjadi do’a

abaikan saja dulu cemoohan yang ada, jadikan itu sebagai penguat dirimu, jika kamu sukses, orang yang bukan saudarapun akan mengakaui kamu sebagai saudara, tapi jika kamu gagal saudaramupun tak akan sudi mengakui dirimu sebagai saudara.
maka berjuanglah !

semua berasal dari mimpi.
seimbangkanlah keinginanmu dan ikhtiarmu untuk mimpi-mimpimu !
percayalah, karna ikhtiar tidak akan pernah mengkhianati hasil.

mulailah dengan membaca bismillah dalam menuliskannya.

mentari pagi,
05 juli 2016.

 

  • view 1.2 K