Malam Tafakkur

Fauzan Mauludi
Karya Fauzan Mauludi Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 27 Juni 2016
Malam Tafakkur

Malam tafakkur 

Malam ini langit begitu baik, dengan menampakan ribuan bahkan jutaan bintang-bintang di tengah misteri malam lailatul qodar, diringi lantunan ayat-ayat allah yang mengalun indah ke seluruh pelosok daerah, lantunan yang menyejukkan qolbu yang tengah dilanda kegalauan dan permasalahan masa depan.
Jodoh?
apa yang kita pikirkan tentang jodoh ?
barangkali kita memikirkan tentang masa depan yang berbahagia, harta yang melimpah, dan lain sebagainya.
atau tentang sepasang kekasih yang sedang asik dimabuk cinta, bercengkrama dengan kebahagiaan, entah kebahagiaan semu ataukah abadi, tapi mereka  sedang berusaha menciptakannya, karena kebahagiaan itu diciptakan bukan dicari.
atau tentang sepasang kekasih yang asik bermain di taman kota, menikmati kemesraan dan keharmonisan yang belum saatnya ?
aku tak tau. Yang aku tau cinta dan jodoh adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan, dua hal yang saling melengkapi, dua hal yang bisa membuat suatu keajaiban, itulah cinta dan itulah jodoh.
sering kali kita megkhawatirkan tentang dua hal itu, di tambah umur yang sedang mengalami fase naik dan turunnya hormon, seperti layaknya thermometer.
membicarakan tentang masa depan, kebahagiaan, keluarga yang harmonis, sakinah, mawadah, warrahmah, bersua lewat telepon, menikmati jarak yang tak bisa di tolerir, bergelut dengan waktu yang terus melaju, sering kali kita bertanya, siapakah jodoh kita sebenarnya? Sedang dimana dia? Sedang apa dia ?
ah, atau apapun itu, tapi dalam malam ini aku hanya meminta kepada sang pemilik langit dan bumi yang menciptakan seluruh makhluk yang hidup ataupun yang mati.
“tuhan, jagalah ia, jadikanlah kami pribadi yang saling mendo’akan dalam misteri perjodohan dan cinta, jadikanlah kami sebagai manusia yang bisa mengtur seprofesional mungkin skenario yang telah engkau buat, mensiasati takdir dan memperbaiki nasib yang masih menjadi rahasia di balik tabir agung-mu.

Malam ini angin tak begitu dingin seperti malam kemarin, udara yang membuat hati tentram di tambah lantunan ayat-ayat qur’an yang mengayun indah membuatku mulai merasakan kantuk, setelah lelah dan cukup lama bertafakkur dalam keheningan malam yang agung, bertafakkur tentang jodoh dan cinta.

Ah, selamat malam bulan dan bintang aku ingin pergi mengahampiri kasur dan bantalku dikamar, pangilan mimpi sudah mengundangku untuk kesana, selamat malam cinta, selamat malam jodoh yang masih aku perjuangkan dalam misteri kehidupan, aku percaya kau selalu mempunyai kejutan istimewa di balik setiap kejadian.
salam,
fauzan maludi.

  • view 98