CINTA YANG TERTUKAR 4

Fauzan Mauludi
Karya Fauzan Mauludi Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 08 Juni 2016
CINTA YANG TERTUKAR 4

CINTA YANG TERTUKAR 4

Selamat siang menjelang sore gar? Lagi dimana?  Udah makan ?"pesan itu masuk dari cika"

Selamat siang menjelang sore juga cika, aku lagi di jalan bareng aldi,fera,juni, sama yana,udah ko,kamu udah makan? "Balasku"

Kutekan simbol kirim yang ada pada ponselku

Aku langsung menuju ke yana dan juni,ternyata mereka sudah berencana untuk nonton ke bioskop pada hari ini

Yana dengan juni,aldi dengan fera lah aku?tanyaku dalam hati 

Kami bertegur sapa dengan akrabnya,namun aku masih merasa canggung untuk jalan menemani mereka untuk pergi nonton bioskop bersama,aku sempat mengelak dan berniat untuk pulang duluan, tapi mereka tak melarang ah aku pasrah 

Setelah itu kami langsung berangkat menuju bioskop terdekat entah daerah apa namanya aku tak begitu hafal,aku hanya mengikuti mereka,mereka yang berangkat di depan kelopak mataku aku hanya mengikuti mereka dari belakang seperti seorang yang tak dipedulikan sedangkan mereka asik dengan cinta yang mengembara pada siang yang itu

Yaa aku seperti seorang yang tak punya tujuan,ah rasanya seperti jambu mede sangat tak asik rasanya berada di tengah-tengah orang yang asik dalam menikmati cinta

Memang belakangan ini aku terlalu acuh dengan cika,entah sebab apa mungkin bosan?  Ah bukan rasaku padanya sedikit memudar,bahkan aku sering sekali mengabaikan cika

Perjalanan terus berlanjut,hari sudah menunjukan matahari jingganya,dan tak lama kami tiba di 21 kota cilegon

Setibanya kami melaksanakan shalat ashar yang sudah berkumandang dari perjalanan sebenarnya 

Tak lama kami langsung menuju bioskop untuk membeli tiket,sedari tadi aku mencuri-curi pandang pada fera,wajah anggunnya,senyum manisnya ah aku terlalu berharap posisiku dilema pada dua wanita,ada yang harus aku korbankan salah satunya tapi fera rasanya sudah terpikat dengan aldi pikirku

Aku mencoba menghilangkan pikiran itu,aku terus berjalan dengan sikap yang elegant menjadi seorang yang hanya menjadi penonton pada drama cinta nyata  oh tuhan kuatkan aku"gumamku"

Seperti biasa laki-laki selalu ingin terlihat hebat didepan pasangannya aldi kala itu menjadi pahlawan dia yang membiayai tiket masuk seluruhnya,bagusnya isi dompetku tak terkuras banyak 

"SURGA YANG TAK DIRINDUKAN"

Judul yang cukup membuatku penasaran aku hanya ikut saja mereka yang punya acara

rasanya fera sadar bahwa sedari tadi aku selalu mencuri pandangan darinya tapi aku berpura-pura tidak merespon pandangan ah pandangnannya menyejukkan hati

Film akan dimulai 15 menit lagi kami memesan makanan untuk ngemil didalam,lampu bioskop kekuningan-kuningan,serta suara bisik timezone membuat suasana begitu asik 

Ada rasa kecewa dalam hatiku ah bukan ini bukan kecewa ini semacam rasa cemburu,mengapa detak jantungku lebih cepat  dalam berdetak? Ah cinta kau tak bisa terpikir dengan logika semata

pemberitahuan pintu biokop 3 akan dibuka sudah menggema kami segera menuju kedalam, kursi E bagian pojok 5 kursi kami tempati beruntungnya aku duduk di samping kiri fera dan aldi disamping kananya 

Rasanya detak jantung ini dua kali lebih cepat dalam berdetak,rasa ini,ada apa ini? 

Episode 4...........

  • view 82