Ziarrah ngalap Barokah !

Fauzan Mauludi
Karya Fauzan Mauludi Kategori Agama
dipublikasikan 18 Mei 2016
Ziarrah ngalap Barokah !

ZIARRAH KUBUR

Apa yang kita tau tentang ziarrah kubur ?
ziarrah artinya adalah berkunjung jadi kalau ziarrah kubur maka kita berkunjung kepada orang yang telah dikubur !
Nah ziarrah kubur umumnya sangat mendarah daging di kalangan umat muslim Indonesia warga NU khususnya.
tapi masih banyak penafsiran yang simpang siur terhadap tafsiran ziarrah kubur ini,ada yang menghukumi haram,bidah,syirik dan lain-lain.
aaah saya kira mereka terlalu pintar,hebat sekali mereka bisa membuat fatwa terhadap suatu hukum,bahkan jika bisa diteliti lebih detail mereka yang memfatwa belum tentu cukup syarat,berani sekali mereka menghujat para salafu shaleh dahulu,sombong sekali mereka dengan kadar keilmuan yang pas-pasan.
yaudah kita gak akan bahas itu,biarkan mereka memegang keyakinan itu dan kita punya prinsip sendiri terhadap masalah ini.
oke ziarrah kubur umumnya sering dilakukan oleh masyarakat apalagi santri,mulai dari ziarrah ke walisongo penyebar agama islam di pulau jawa,para waliyullah,para masyaikh,para habaib,dan lain sebagainya.
umumnya masyarakat asia sangatlah kental dalam perihal spiritual,ziarrah kubur merupakan kebiasaan baik yang mestinya memang kita lakukan mengapa demikian ?
karna ziarrah kubur dapat membuat kita ingat pada kematian,dosa,banyaklah keutamaannya.
ziarrah kubur sangatlah penting untuk kemasyarakatan,dalam hal untuk mendo’akan si jenazah,siapa yang gak mau di do’kan?
pasti semuanya mau !
jadi untuk yang belum hafal ziarrah kubur segera belajar,jangan tunggu nanti keburu ente yang diziarrahin sama orang nantinya ! hahahaha
Ngalap barokah,mengambil ibrah dari ziarrah kubur,seperti akankah kita akan ramai di ziarrahi oleh orang lain? Ataukah kita akan dilupakan begitu saja seperti angina yang berhembus? Life is choise prilakumu yang sekarang menentukan masa depanmu kelak .

Para masyaikh yang telah mendahului kita,mereka hanya jasadnya saja yang sudah tiada tapi barokah dan ilmunya masih terhampar luas di sekeliling kita.


bukannya kita musyrik berdo’a di depan kuburan ?
eeits,jangan salah tafsir makanya,kita sebagai manusia awam,penuh dosa dan kekhilafan  bukankah pengen banget di do’akan oleh sang maha guru yang kita anggap sepuh dan dekat dengan allah ? kita bukannya berdo’a di maka mereka,kita hanya ngalap barokah dari mereka dan supaya mereka juga senantiasa mendo’akan kita yang masih hidup dunia,mendorong do’a  kita agar senantiasa tembus hingga langit ke tujuh,percayalah dengan do’a guru dan percayalah barokah guru serta pesantrenmu dan percayalah barokah gak akan bisa ente cari dengan logika !

pokonya jangan sampe ente keilangan barokah dengan meninggalkan ziarrah, mari menggema takdzim dan takrim terhadap guru,dan para keluarganya !

yakinlah,tebar manfaat dan berkhidmahlah untuk guru dan pondok !

  • view 65