Catatan Harianku (Ketika Hati Berbicara)

Fatma Alena Putri
Karya Fatma Alena Putri Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 November 2017
Catatan Harianku (Ketika Hati Berbicara)

 

Ku sadari itu kesalahanku yang telah mengabaikan pengorbanan setiamu. Tapi aku tak dapat berbuat apa-apa, saat hatiku telah berkata bukan itu yang kuharap. Ya, itu memang bukan alasan. Aku telah salah memahamimu. Kau kini tak lagi menginginkanku dan itu jelas dari sikapmu padaku. Kesadaranku telah terlambat. Aku tak tau, bisakah di perbaiki kembali semua yang telah terjadi? Jawaban itu ada padamu. Kurasakan sakit yang begitu dalam saat semua terabaikan. Kau menutup segalanya, hingga membuat air mataku berlahan menetes. Tak dapat kupungkiri air mata ini adalah tangisan cintaku padamu. Aku tak dapat mengusir rasa itu. Sikap dinginmu ini membuat rinduku bercampur sayatan luka, cintaku seakan terbenam entah di dasar mana. Kau pergi begitu saja tanpa menoleh sedikit pun padaku. Kini kehangatan cintamu berubah menjadi es; dingin dan semakin beku. Aku sangat merindukanmu yang dulu, yang selalu membuatku tersenyum, membuatku bahagia karena cinta, membuatku menjadi wanita paling bahagia. Di saat kau menguntaikan kata-kata cinta untukku, disaat canda tawa kau uraikan untukku. Aku merindukan semua itu. Kau kekasihku, kembalilah dengan cintamu padaku, buang sikap dinginmu. Aku mencintaimu, aku merindukanmu dan aku sangat mengharapkanmu. Kembalilah menjadi sosok pria yang kukenal, karena sosok dirimu saat ini adalah sangat asing bagiku.

05November2017

  • view 60