Sejarah Musik Era Klasikal

Fatio Yosando
Karya Fatio Yosando Kategori Sejarah
dipublikasikan 07 Maret 2016
Sejarah Musik Era Klasikal

TINJAUAN SEJARAH MUSIK ERA KLASIK

ERA KLASIK (1750-1820)

Seperti yang terjadi pada era Renaisans, sebenarnya cukup sulit mendefinisikan era ini sekalipun menggunakan tinjauan periode waktu, perbedaan gaya-gaya musikal, perilaku estetik, idealisme, atau bahkan norma-norma yang ditetapkan. Cara paling mudah memahami era Klasik ialah dengan memahami klasikisme sebagai idealisme para pemuja dewa Apollo era Yunani Kuno. Era ini mewarisi dan mengembangkan klasikisme secara total melalui pikiran positif, sikap tenang, seimbang antara rasio, rasa dan struktur yang jernih. Jika Apollo adalah dewa keadilan, keindahan, seni, musik, dan sebagai personifikasi dari watak tenang dan seimbang (hamonious tranquility); maka teori penting tentang Apollo dikembangkan Nietzsche yang mengatakan bahwa Apollo adalah dewa kebijaksanaan, pikiran analitis, pembentuk kepribadian, refleksi diri, dan pemahaman yang dilawan oleh Dionysus sebagai dewa yang melahirkan prototipe romantikisme.

Kata ?klasik? bermakna sesuatu yang ber-?kelas? tinggi, bukan sesuatu yang berkualitas sembarangan. Musik klasik (semua musik serius) termasuk dalam kategori itu, tetapi era Klasik tidak mendadak menemukan jati-dirinya melainkan dimulai oleh gaya rokoko yang riang (galant style) khususnya di Perancis dan gaya sentimental (empfindsamer stil) yang dikembangkan pada tahun 1750 hingga 1760- an di Jerman. Perancis menyumbang obsesi kejernihan (lightness), keanggunan (gracefulness), dan hiasan (decoration); sedangkan Jerman lebih senang pada masalah rasa (sensibilities). Di Jerman suatu gerakan kesenian yang penting adalah Sturm und Drang (?Storm and Stress?, ?Badai dan Stres?) muncul selama tahun 1770 hingga 1780-an dipelopori oleh pujangga besar Goethe dan kawan-kawan yang mengajak agar lebih meningkatkan ekspresi personal dan menggunakan repertoar bangsa sendiri dalam karya-karya seni?Jerman.

Musik klasik merupakan istilah luas yang biasanya mengarah pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.

?Musik Klasik? pada dasarnya bukan hanya sebatas nama dari salah satu aliran/jenis musik. Tapi juga istilah luas yang mengacu pada tiga periode musik yang sangat populer pada zaman itu di Eropa barat. Istilah ?Klasik? sendiri diambil dari nama salah satu periode itu. Tiga periode musik yang dimaksud yaitu:

Zaman Barok dan Rokoko (Abad 17)

Zaman Klasik (Abad 18)

Zaman Romantik (Pertengahan abad 18)

Pada abad-abad berikutnya musik klasik terus berkembang meskipun perkembangannya tidak secepat masa-masa sebelumnya.Perkembangan ini juga melahirkan musik Kontemporer Klasik pada abad 19 sampai abad 20.

Zaman Klasik atau Periode Klasik dalam sejarah musik Barat berlangsung selama sebagian besar pada abad ke-18 sampai dengan awal abad ke-19. Walaupun istilah musik klasik biasanya digunakan untuk menyebut semua jenis musik dalam tradisi ini, istilah tersebut juga digunakan untuk menyebut musik dari zaman tertentu ini dalam tradisi tersebut. Zaman ini biasanya diberi batas antara tahun 1750 dan 1820, namun dengan batasan tersebut terdapat tumpang tindih dengan zaman sebelum dan sesudahnya, sama seperti pada semua batasan zaman musik yang lain.

Musik klasik Eropa dibedakan dari bentuk musik non-Eropa dan musik populer terutama oleh sistem notasi musiknya, yang sudah digunakan sejak sekitar abad ke-16.Notasi musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat suatu karya musik. Hal ini membatasi adanya praktik-praktik seperti improvisasi dan ornamentasi yang sering didengar pada musik non-Eropa (bandingkan dengan musik klasik India dan musik tradisional Jepang) maupun musik populer.

Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok dan Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu.Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja.

Musik itu kemudian disenangi oleh masyarakat, karena adanya pemain-pemain musik yang mengembara serta menyanyikan lagu yang dipakai pada upacara Gereja.Musik itu tersebar di seluruh Eropa kemudian tumbuh berkembang, dan musik instrumental maju dengan pesat setelah ada perbaikan pada alat-alat musik, misalnya biola dan cello.Kemudian timbulah alat musik Orgel. Komponis besar muncul di Jerman, Prancis, Italia, dan Rusia.Dalam abad ke 19, rasa kebangsaan mulai bangun dan berkembang. Oleh karena itu perkembangan musik pecah menurut kebangsaannya masing-masing, meskipun pada permulaannya sama-sama bergaya Romantik.Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis.

?

Sejarah musik klasik Barat

Zaman Pertengahan

(476 ? 1450)

Zaman Renaisans

(1450 ? 1600)

Zaman Barok

(1600 ? 1750)

Zaman Klasik

(1740 ? 1830)

Zaman Romantik

(1815 ? 1910)

Abad ke-20

(1900 ? 2000)

Abad ke-21

(2001 ? sekarang)

Zaman klasik berada di antara Zaman Barok dan Zaman Romantik. Beberapa komponis zaman klasik adalah Joseph Haydn, Muzio Clementi, Johann Ladislaus Dussek, Andrea Luchesi, Antonio Salieri dan Carl Philipp Emanuel Bach, walaupun mungkin komponis yang paling terkenal dari zaman ini adalah Wolfgang Amadeus Mozart dan Ludwig van Beethoven.

TENTANG BENTUK DAN UNSUR MUSIK ERA KLASIK

Bila dibandingkan dengan musik era barok, musik era klasik lebih ringan, lebih mudah dan tidak membingungkan, serta mempunyai tekstur yang jauh lebih jelas. Melodi yang dimainkan di era ini biasanya lebih pendek dari era barok. Ukuran orkestra sangat berkembang baik dalam kuantitas maupun kualitas. Pada zaman klasik muncul bentuk komposisi musik yang disebut sonata dan simfoni. Sonata adalah karya musik untuk permainan solo, sedangkan simfoni adalah untuk orkestra.

Bentuk simfoni hampir mirip dengan sonata, hanya saja simfoni biasanya dilengkapi dengan bagian sisipan yang disebut minuet, trio, dan scherzo. Ciri-ciri dari musik zaman Klasik, antara lain:

  • Ornamen lebih dibatasi.
  • Harmoni tiga nada atau lebih bunyi bersamaan (homofonik).
  • Kontras pada ritme.
  • Menggunakan peralihan dinamik dari lembut sampai keras atau (cressendo)dan dari keras menjadi lembut(decrssendo).
  • Perubahan-perubahan tempo dengan percepatan atau (accelerando) dan perlambatan(ritardando).

KOMPOSER ERA KLASIK SALAH SATUNYA YANG SAYA PILIH

Joseph Haydn

?

Haydn lahir di desa Rohrau, di Austria Selatan pada tanggal 31 Maret 1732.Ia anak kedua dari 12 bersaudara. Ayahnya, Mathias Haydn seorang masinis kereta yang mencintai musik.Ia sering bernyanyi sambil bermain harpa di rumahnya dan mendorong anak-anaknya untuk ikut dalam konser-konser keluarga. Haydn memiliki suara yang bagus dan pada usia delapan tahun ia masuk ke kor Katedral Santo Stefanus di Wina.

Selama akhir masa Barok, dibawah kuasa kaisar Charles VI, dua komponis agung yang melanjutkan tradisi polifoni Barok adalah Antonio Caldara dan J. J. Fux.Tetapi tradisi ini berakhir ketika Haydn datang ke Wina.Setelah dua komponis ini meninggal. Pengganti mereka di Katedral Santo Stefanus yaitu Georg Reute, yang sama pentingnya dengan gaya music yang terarah ke stile gallant.

Saat Haydn meninggalkan kor katedral itu, ia tidak hanya belajar menyanyi saja tetapi juga telah menguasai biola dan organ. Saat di katedral itu Haydn tidak banyak mendapat bimbingan dan teori music dari Reutter karena kesibukannya. Haydn mengaku bahwa ia lebih banyak belajar banyak dari musik yang dinyanyikan dan didengarnya di katedral daripada yang diajarkan Reutter kepadanya. Selama tahun 1750-1759, Haydn mencari nafkah sebagai pemusik bebas.Ia juga memberi les privat dan bermain biola atau organ dalam gereja atau dalam orkes di Wina. Ia juga menciptakan music untuk murid-muridnya dan memperdalam pengetahuan serta keterampilannya dalam ilmu komunikasi.

Haydn begitu mengagumi sonata-sonata C.P.E. Bach pada masa itu, sehingga ia kemudian mengakui musik komponis itu paling berpengaruh pada musiknya sendiri. Ia pernah membantu seorang komponis Italia dan guru vokal yang bernama Nicola Porpora untuk mengiringi dengan keyboard. Porpora memperluas pengetahuan Haydn tentang bernyanyi, bahasa Italia dan teknik komposisi. Pada waktu itu ia belajar kontrapung secara sistematis dari Gradus ad Parnassum, buku Fux. Melalui Porpora Haydn juga bertemu dengan tokoh-tokoh music terkemuka di Wina.

Pada tahun 1759, Haydn memperoleh jabatan pertama sebagai ketua music untuk Istana Pangeran Morzin.Simfoni-simfoni dan kuartet-kuartet geseknya yang pertama diciptakan pada masa itu, serta banyak divertimento. Tahun 1760 ia menikah dengan Maria Keller. Pernikahan mereka tidak bahagia karena Maria tidak mengerti atau menghargai profesi suaminya.

Pada tahun 1766, Haydn menjadi ketua music untuk Pangeran Paul Anton Esterhazy.Ia hanya boleh menciptakan musik untuk keperluan majikannya saja dan memimpin semua kegiatan musik termasuk mendirigeni orkes istana yang terdiri dari sekitar 15 pemain. Musiknya selama tahun 1766-1773, meliputi banyak simfoni, divermento, musik kamar, opera dan musik gerejawi.Musiknya yang paling penting pada masa ini yaitu simfoni-simfoni dan kuartet-kuartet gesek ciptaannya antara tahun 1768-1772. Karya-karya seperti Simfoni-simfoni 26, 39, 44, 45, 49 dan 52 dalam nada dasar minor dan kuartet-kuartet gesek Opus 9, 17 dan 20 memperlihatkan pengaruh gaya Empfindsamer Stil dan Sturm und Drang padanya. Gaya musik ini sangat kuat dan jelas bukan musik hiburan saja. Namun, pada tahun 1733 gaya musik Haydn dalam simfoni-simfoninya mulai bersifat lebih ringan. Untuk itu opera menjadi pusat pemikiran Haydn selama tahun 1775-1785.

Mulai tahun 1781, Haydn menerima banyak pesanan untuk menciptakan lagu. Pesanan yang paling penting adalah suatu kumpulan enam simfoni untuk Kota Paris (No. 82-87) dan Die sieben letzen Worte unseres Erlosers am Kreuze untuk katedral Cadiz (di Spanyol) yang diselesaikan tahun 1785-1786.

Mulai tahun 1783, Haydn sekali lagi memusatkan perhatiannya pada bentuk kuartet gesek, kira-kira 11 tahun setelah ia menciptakan kuartet-kuartet Op. 20. Karya-karya baru ini menyebarkan prestasinya sebagai komponis musik kamar paling terkemuka di Eropa.Haydn juga dipengaruhi oleh music dari Mozart, karena pertemanan yang mereka jalin dari tahun 1785 saat bertemu di Wina.Setelah kematian dari majikannya yaitu Esterhazy, Haydn tidak terikat lagi dengan pekerjaannya yang dulu.Akhirnya J.P. Salomon bertemu dengan Haydn dan memesan 12 simfoni serta sebuah opera Haydn untuk konser-konser di London.

Haydn menganggap bahwa kesempatan ini sebagai puncak kariernya sampai dengan masa itu. Karena London merupakan kota terbesar di dunia, berpenduduk lebih dari satu juta orang. Di London, ia mendirigeni semua simfoninya.Ia mendapat sambutan yang meriah dan pengakuan sebagai komponis paling penting pada masanya. Setelah 30 tahun tersembunyi akhirnya ia mendapat kesempatan untuk menikmati prestasi umum.

Tahun 1792, seorang pemusik muda yang bernama Ludwid van Beethoven datang dari Bonn untuk belajar komposisi kepada Haydn. Hubungan mereka sebagai guru dan murid hanya berlangsung selama setahun karena mereka tidak dapat saling menyesuaikan diri.

Tahun 1795, di Wina Haydn memusatkan perhatiaannya pada kuartet-kuartet gesek, trio-trio piano, dan musik kor.Musiknya yang paling penting dari tahun-tahun terakhirnya adalah dua oratorio dan enam misa untuk kor dan orkes yang diciptakan di antara tahun 1796-1802. Di London Haydn terkesan dengan konser-konser musik Handel, termusuk pergelaran Messiah ,sehingga gaya Handel berpengaruh kuat terhadap music kor Haydn. Pengaruh ini paling Nampak dalam kedua oratorio berjudul Die Schopfung (1798) dan Die Jahreszeiten (1801).?

Enam misa besar yang diciptakan Haydn hampir setiap tahun (1796-1802) merupakan puncak musik gerejawi dari seluruh zaman Klasik. Di samping pengaruh opera, misa-misa ini memperlihatkan penggunaan teknik-teknik simfoni dalam cara menyusun setiap bagian. Contoh : bagian Kyrie Eleison dari Misa in Angustiis (atau Misa ?Nelson?-1798) disusun dalam bentuk sonata dan terasa seperti gerakan pertama sebuah simfoni. Prinsip-prinsip simfoni juga terdapat dalam bagian-bagian Gloria in excelsis dan Credo, masing-masing berakhir dengan fuga yang hebat.

  • Musik-musik F.J. Haydn?

o?? Musik Orkes : 108 simfoni, konserto-konserto untuk keyboard, biola, cello dan terompet serta banyak divertomento.

o?? Musik Kamar : Sekitar 70 kuartet gesek, 32 piano trio, trio-trio gesek, dan ratusan trio-trio baryton.

o?? Musilk Vokal : 11 opera, 4 oratorio dan 14 Misa dengan orkes.

o?? Musik Keyboard : 52 sonata.

  • Simfoni-simfoni Haydn

Perluasan pengetahuan tentang simfoni pra-Klasik dan awal Klasik, selama 40 tahun silam, telah menyebabkan suatu revisi terhadap anggapan tradisional yang memberi gelar Haydn sebagai Bapak atau Pendiri Simfoni.?

Karya awal Haydn yaitu dari simfoni 1-40 (urutan nomornya seringkali tidak sesuai dengan urutan ciptaan secara kronologis) mempunyai ciri fleksibilitas yang tampak dalam perkembangan simfoni awal.Sebelum masa Haydn dicerminkan juga pada simfoni-simfoni awal Haydn. Simfoni-simfoni dalam tiga gerakan dan empat gerekan(introduksi sering dengan gerekan lambat).

Tahun 1760an dan 1770an kontrapung seringkali muncul termasuk kontrapung dalam dua suara saja antara sopran dan bas (simfoni 49, 2 gerakan), kanon (dalam beberapa minuet), dan fuga (finale dari No. 3, 13 dan 40)

Karya-karya akhir Haydn di pengaruhi oleh musik rakyat popular yang terkadang terasa dalam minuet-minuet Haydn.Contoh : finale (Simfoni 103 dan 104).

Tahun 1768-1773 simfoni-simfoni Haydn memakai nada-nada dasar minor.Simfoni-simfoni tersebut termasuk No. 39 dalam G minor (yang mempengaruhi Simfoni N0. 25 dalam G mimor ciptaan Mozart).Musiknya seringkali penuh dengan suasana yang intens, gelap, dan tidak tenang, dengan daya ritmik lebih kuat daripada simfoni-simfoni sebelumnya.

Simfoni-simfoni ?Paris? memperlihatkan gaya Klasik tingkat yang sangat tinggi. Haydn memperlihatkan dalam gayanya suatu gabungan diantara semua gaya yang telah dikuasainya : gaya gallant, Sturm und Drang, kontrapung dan fugato, serta unsur opera buffa. Semuanya menghasilkan satu gaya yang berintegrasi dan fleksibel.

Hampir semua simfoni-simfoni mulai dengan sebuah introduksi lambat sampai yang lebih panjang

  • Kuartet-kuartet Gesek

-????????? Kuartet-kuartet Haydn yang pertama diciptakan di Wina tahun 1750an.

-????????? Enam kuartet Op. 9 diciptakan sekitar tahun 1768, memperlihatkan gaya kuartet yang khas.

-????????? Enam kuartet Op. 17 dan enam kuartet Op. 20 masing-masing diciptakan tahun 1771 dan 1772.?

-????????? Dalam Op. 17 Haydn berhasil mengintegrasikan dan menyamakan pentingnya empat suara.

-????????? Op. 76 No. 3, Kaisar merupakan kuartet Haydn yang paling terkenal.

-????????? Emperor Quartet sering dimainkan Haydn berulang kali dalam hari-hari terakhirnya.

Kesimpulan Pribadi : musik Haydn mengandung keceriaan, keindahan, kelogisan, keteraturan, keagungan, kesegaran imajinasi dan humor.

KARYA YANG SALAH SATUNYA YANG SAYA PILIH ADALAH Franz Joseph Haydn - String Quartet in E flat, Op. 33, no. 2 ?The Joke? Movement IV dan cello concerto no.1 in C Mayor.

Latar Belakang Karya

  1. String Quartet in E flat, Op. 33, no. 2 ?The Joke? Movement IV

Karya Haydn yang ber judul String Quartet in E flat, Op. 33, No. 2 ?The Joke? ini dibuat pada tahun 1781, ketika Haydn berumur sekitar 49 tahun. Karya ini juga yang paling sering dikenal sebagai "Rusian kuartet? atau ?Grand Duke of Russia?. Karya ini diterbitkan pada tahun 1782, ketika Haydn berumur sekitar 50 tahun.

Dia membuat karya ini saat dia dipekerjakan oleh Pangeran Paul Esterh?za sebagai wakil dirigen di Eisenstadt, Hongaria. Keanggunan kuartet ini sangat mencerminkan keadaan tempat yang tenang di mana saat itu dia berada. itu adalah sebuah karya yang sangat menggugah. Harmoni sederhana dan agak mendasar, garis melodi elegan dan tekstur yang jelas bergabung yang membuat karya ini menarik. Mungkin satu sisi yang dapat memvisualisasikan dasar istana dari istana Esterh?zy.

  • Analisis Karya
  1. Instrument: Intrument yang digunakan dalam karya ini antara lain : 2 buah Violin, 1 buah Viola dan 1 buah Cello.
  2. Ritme:
  3. Menggunakan Tonalitas G pada Kedua Instrument Violin,
  4. Menggunkan Tonalitas C pada Instrument Viola,

???????????????????????????????????????????? iii.??????????? Menggunakan Tonalitas F pada instrument Cello

  1. Menggunakan Birama 6/8
  2. Tempo:
  3. Menngunakan Tempo Allegro ? 120 BPM dan tempo tidak berubah dari awal hingga akhir lagu,
  4. Dinamika lagu secara keseluruhan termasuk dalam M.P (Mezzo Piano) : Agak Lembut
  5. Bunyi:

Bunyi yang terdapat dalam lagu merupakan bunyi yang di hasilkan oleh instrument quartet yang terdiri dari 2 buah Violin, 1 buah Viola dan 1 buah Cello tanpa penambahan efek lain yang merupakan bunyi murni yang keluar dari instrument. Dan music ini termasuk dalam kategori music Homophonic.

  1. Bentuk dan Urutan Musik:
  • Bagian awal lagu adalah seksi A yang juga merupakan sebuah tema yang terdiri dari bar 1 ? 9.

Bagian awal yang terdiri dari bar 1 - 3 memiliki motif tematik yang dimainkan pada tangga nada Eb. Progresi harmoni kedua violin, viola dan cello adalah I(Eb) ? V(Bb7) ? I(Eb). Pada bagian ini viola dan cello tidaklah menonjol dan hampir tidak memiliki kepentingan melodi. Viola dan cello murni berfungsi sebagai nada harmoni dan sebagai pengiring melodi dari violin. Pada bar 4 - 5 terlihat seperti frase jawab dari bar sebelumnya, Jawaban ini didasarkan pada kunci Bb7. Dan terdapat tanda istirahat pada instrument Cello, mungkin untuk membuat tekstur yang lebih ringan. Pada bar berikutnya motif berkembang menjadi frase berakhir yang diakhir dengan Clasical kadens ii ? V ? I. Bentuk pada bagian ini berulang atau mengalami repetisi sebanyak 2 kali sebelum masuk pada bagian berikut nya.

  • Bagian ini bisa diebut sebagai Seksi B. Seksi ini merupakan pengembangan motif dari seksi A, yang terdiri dari bar 18 ? 25.??

Pada seksi kali ini viola dan cello memainkan sustain sepanjang empat ketuk hanya dalam beberapa bar tertentu.

  • Bagian ini bisa disebut sebagai bridge atau Seksi C.

Pada seksi kali ini violin 1 lebih ditonjolkan, sementara instrument lain seperti violin2, viola dan cello hanya memblock sebagai pengiring. Violin 1 memainkan melodi dengan banyak menggunakan not-not 1/16 dengan pola ascending dan di akhir bar semua instrument menahan sustain hingga 4 ketuk. Periode ini (A - B - C) mengalami pengulangan atau repetisi sebanyak 2 kali hingga akhirnya masuk ke bagian refrain.

  • Bagian ini merupakan bagian refrain dan bisa disebut sebagai Seksi D yang di mulai dari bar ke 78 - 107. Adapun contoh polanya adalah sebagai berikut :
  • Pola berubah saat memasuki bar ke 94, violin lebih banyak menggunakan not-not 1/16

Tapi seperti yang sebelumnya, peran viola dan cello tidaklah terlalu menonjol. Viola dan cello hanya berfungsi sebagai pengiring. Tapi saat mulai memasuki bar ke 148 ? 156, Violin 1 hanya membuat nada ritmik yang berjalan di tangga nada Eb dengan banyak menggunakan not-not 1/8 dan menggunakan not-not 1/16 dari bar 157 ? 168.

  • Pada seksi kali ini hayden menggunakan melodi yang bagi saya cukup aneh dan sedikit keluar dari jalur dengan menyisipkan 3 bar seksi frase sebagai bridge di tengah repetisi seksi A menuju coda. Seksi ini bisa disebut sebagai seksi E. Adapun contoh pola nya adalah sebagai berikut :

Violin 1 satu terlihat memainkan melodi dengan banyak menggunakan not-not 1/8 dan 1/16, sementara 3 instrument lainya hanya mengikuti melodi violin pada saat bar pertama dimulai yaitu bar 185 dan setelah itu kembali mengiringi nada melodi violin 1 kembali.

  • Pada seksi terakhir ini adalah bagian coda, yang menurut saya merupakan repetisi dari seksi yang, hanya saja diberi waktu istirahat pada bagian-bagian tertentu, sehingga menghasilkan kesan meledek atau bercanda seperti hal nya sebutan untuk judul karya hayden ini yaitu ?The Joke?. Adapun contoh pola nya adalah sebagai berikut :
  1. Form Struktur Musik
  • Struktur music terdiri dari 5 seksi yaitu A-B-C-D-dan E
  • Pola Struktur A-B-A-B-C-D-A-B-C-E-A?1;
  • Menggunakan Tangga Nada 3b (Eb)
  • Menggunakan Progresi Akord I V I
  • Banyak menggunakan Not 1/16, 1/8 dan ?
  • Terdiri kurang lebih 208 bar
  • Berdurasi 03.11 menit

Berdasarakan analisis yang saya lakukan, secara keseluruhan music yang sering disebut ?The Joke? karaya Franz Joseph Haydn adalh music indah, easy listening dan bernuansa gembira seperti halnya saya membayang sedang berjalan-jalan mengitari sebuah isatana kerajaan. Bagi saya music ini tidak terdengar seperti ?The Joke?. Jika dilhat melalui sudut pandang music, karya ini sangatlah identik dengan music jaman klasik, hiasan / ornamentik dalam music tidak lah banyak .

  1. cello concerto no. 1 in C Mayor

Haydn menyusun cello concerto no.1 in C Mayor ini antara pada tahun 1761 dan 1765. untuk teman lamanya Franz Joseph Weigl, seorang principlecello yang bekerja untuk Pangeran Nicolauss Esterh?zy Orchestra. Tidak diketahui kapan pastinya pertunjukan pertama dari karya ini. Karena Skor aslinya telah hilang sejak komposer masih hidup dan sampai ditemukan kembali pada tahun 1961. Lalu dilaksakan lah sebuah pertunjukan pasca ditemukannya score asli dari cello concerto in c major ini untuk pertama kalinya, pada tahun 19 Mei 1962, di Praha setelah melalui penelitian oleh para ahli, Yang dibawakan oleh pemain cello Milo? S?dlo, dengan condactur Charles Mackerras yang diiringi oleh Ceko Radio Symphony. Orkestra tersebut terdiri dari dua oboes, 2 horns, dan ensamble string. Kinerja atau durasi waktunya kira-kira dua puluh lima menit.

Pada gerakan ketiga dalam karya Cello Concerto in C Mayor ini merupakan salah satu bagian favorit saya karena iramanya yang riang. sepotong bagian yang benar-benar gembira, dan satu hal yang saya temukan yang merupakan hal yang menggembirakan.

Penemuan Haydn's Cello Concerto No 1 in C Mayor pada tahun 1961 ini telah disebut sebagai salah satu musicological penemuan terbesar sejak perang dunia kedua. Karya Concerto ini memberikan kita wawasan tentang pentingnya kematangan dalam komposisi awal dari zaman Haydns, yang sering dianggap sebagai bahan standar dunia pada abad ditemukannya karya ini untuk sebuah concerto. Hal ini membawa kita kepada satu kesimpulan bahwa Haydn adalah komposer yang sangat mampu dan mempunyai struktur yang sangat berkelas dalam menyusun Concerto dari tahap awal dalam karirnya. Cello Concerto in C Mayor yang telah lama hilang ini ditemukan oleh Oldrich Pulkert di Museum Nasional Praha di debunks.

Penemuan ini menyebabkan, pemain cello kelas dunia seperti Mstislav Rostropovich dan Jacqueline Du Pr?, membawa sebuah pemahaman baru kedunia musik tentang bakat luar biasa yang awal yang diciptakan oleh Haydn. Memang, banyak artis terkenal lainnya, seperti Sol Gabetta, Chang Han-na, Julian Lloyd Webber, dan Daniel M?ller-Schott yang mengarah ke hal itu lalu menjadi salah satu bagian dari hal yang secara teratur melakukan pertunjukan dengan membawakan Concerto dari periode apapun, dan David Wyn Jones disebut sebagai salah satu player dengan ekspresi artistik terbaik.

Kembali pada waktu yang dihabiskan oleh Joseph Haydn mengabdi pada Pangeran Nicolauss Esterh?zy Orchestra. Joseph Haydn bergabung dan mengabdi dengan Pangeran Paul Anton Esterh?zy pada tahun 1761. Keluarga yang sangat kaya, leluhur rumah disebut Schloss Esterh?zy di Eisenstadt, dan memiliki sebuah istana besar di Hongaria yang disebut dengan Eszterh?za. Di dalam rumah tangga Esterh?zy, Haydn mengambil peran sebagai wakil dirigen, yang bertanggung jawab atas sebagian besar perusahaan musik. Hal ini diyakini bahwa Cello Concerto di C Mayor tercipta sekitar waktu ini, kira-kira antara 1761-65. Di 1766, ketika dirigen utama kerajaan, Gregor Werner, meninggal, Haydn menjadi dirigen utama, dan mengambil alih semua peran serta mengendalikan dunia seluruh musik di wilayah Esterh?zy.

Sekiranya cukup sekian yang saya paparkan dalam materi mengenai karya music yang berjudul ?String Quartet In E Flat, Op. 33, No. 2 ?The Joke? Movement IV dan Cello Concerto No.1 In C Major ciptaan Franz Joseph Haydn?.

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

Daftar Pusataka

  • Music an apresiasition, Robert Kamien Mc graw Hill BookCo, new york1998. Dalam Saduran dan penerjemah Drs. Triyono Bramantyo, M. mus, Ed., Ph.D.
  • Zoutendijk, Marc. Letters to Flamurai. February 8, 2005
  • The Double Reed" (currently three issues per year), I.D.R.S. Publications (see www.idrs.org)
  • Seni Musik Klasik Jilid 1 untuk SMK /oleh Moh. Muttaqin, Kustap ---- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar danMenengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
  • Music an apresiasition, Robert Kamien Mc graw Hill BookCo, new york1998. Dalam Saduran dan penerjemah Drs. Triyono Bramantyo, M. mus, Ed., Ph.D.
  • Sejarah dan Tokoh Musik Klasik Barok Klasik Romantik, e-book FX Rama Maha
  • SEJARAH MUSIK, Musik 1760 Sampai Dengan Akhir Abad Ke-20 JILID 2 Dr, Rhodericl~ J. McNeil'
  • Franz Joseph Haydn Oleh Eric Michael Summerer, 2006
  • Franz Joseph Haydn - The Story of the Choir Boy who became a Great Composer by Thomas Tapper, 2010
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Musik_klasik
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Klasik_(Musik)
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Joseph_Haydn
  • http://www.biography.com/people/franz-joseph-haydn-9332156
  • http://www.artsalive.ca/en/mus/greatcomposers/haydn.html

  • view 679