Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 20 April 2018   17:34 WIB
Tentang Langit yang Tak Dapat Dilihat

/I/

kemarin kita tertawa bersama
menutupi ketakutan masing-masing
bahkan nasib kita sama-sama dijadikan lelucon, sekedar hiburan yang bahkan
hanya menghasilkan tawa palsu

kemarin kita bersama, tak ada jarak ataupun sekat diantara kita
yang ada kita sama-sama mempunyai nasib yang sama
juga kekhawatiran yang sama
alangkah lucunya hari kemarin
hari dimana kita mengetahui siang dari sebuah cahaya yang menembus ruang sempit itu, dimana kita mengetahui senja dari adzan yang berkumandang
kita sama-sama tidak tahu, adakah bintang yang tampak dikelam malam?

/II/

di senja yang ku lihat kini, tak ada warna jingga ataupun merah menyala
yang ada, hanya sisa duka mengingat masa
ah... terlalu sulit aku membayangkan kehidupan di sana
bahkan kini, ingatan itu masih saja berdatangan dari semua benda
ragaku ada diluar sana, tapi jiwaku
: tertahan bersama kelam disana

Wonosobo, 20 April 2018

Karya : Muhammad Imam Farouq