Awal Mula Agama Tuhan

Farid Chiko
Karya Farid Chiko Kategori Agama
dipublikasikan 20 November 2017
Awal Mula Agama Tuhan

Bermula pemikiran orang awam yang toleran. Mengkombinasikan dasar beragama dalam semua agama. Awal manusia mulai menciptakan sebuah agama karena mereka yang merasa kekurangan sebagai manusia. Penasaran tentang misteri kehidupan dan ingin mencoba menaklukkan kekuatan alam. Mereka berusaha menemukan makna dan nilai kehidupan, di tengah derita yang menimpa wujud kasatnya.

Lalu majelis agung para tuhan tercipta. Mulailah manusia menciptakan nama-namanya untuk mempermudah mereka yang meyakini. Yahweh, Elohim, El Eliyon, Nirvana, Allah, hingga tuhan di agama pagan yang bersifat teritorial: tuhan yang berada di wilayah tertentu.

Hingga di jaman now manusia terlalu mudah mendikte yang lain. Mengkategorikan kaum-kaum yang bersifat demikian berarti dia meyakini yang ini, dan jika bersifat seperti itu berarti dia meyakini yang itu.

Jika dia berkeyakinan 'tidak ada' maka mereka menyebutnya ateis.
Padahal ateis adalah sebuah transisi dari agama awal yang tidak diyakini. Sekali lagi ada manusia lain yang coba menciptakan garis vertikal dan horizontal yang tak sejajar. Kalian menyebutnya yang itu. Sebegitunya kah manusia? Berucap tanpa dasar?

Sesungguhnya semua agama mengajarkan tentang kebaikan. Dan sesungguhnya tuhan tetap terasa sebagai pengawas yang dengan ketat mencermati semua pelanggaran aturan yang manusia lakukan atau benar-benar tidak hadir.

"Tuhan Tidak Perlu Dibela"  karena "Tuhan Maha Asyik".