Anakku minta Sunat

Farid Hasan Fuad
Karya Farid Hasan Fuad Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 Januari 2016
Anakku minta Sunat

"Azmi pingin sunat yah"ucap azmi di seberang sana via handphone ibu
Ayah cuma tertawa dan dijawab sekenanya saja, plus guyon.
siang itu, tanggal 25 Desember 2015
gak nyangka azmi akan telepon dan menyatakan keinginannya untuk sunat / khitan.

waktu itu, azmi bilang, mau sunat nanti kalo sudah kelas 3
"lho azmi kan masih kelas 2, katanya mau sunat kelas 3?" tanya ayah di rumah
"Pokoke azmi pak sunat yah, koyo mas rifqi"
(pokoknya azmi mau sunat, seperti mas rifqi)

mas rifqi adalah tetangga depan rumah
"mas rifqi kan sudah kelas 5, lha azmi masih kelas 2"
"Pokoke azmi pak sunat yah, koyo mas rifqi"
Hahahahaaa, ayah dan ibu cuma bisa tertawa

"Jarene azmi ngko sunate sisan pak aqiqoh"
(katanya azmi nanti sunatnya mau sekalian aqiqoh)
"Nanti Aqiqohnya sekalian nikah aja yah"
"Weka weka weka...." dasar azmi

Kalau sudah punya keinginan, harus terlaksana
untuk keinginan yang baik (sesuai namanya, Khoirul Azmi=Keinginan yang baik)

Ketika ditanya simak, bapak maupun mbah um (kakek nenek)
jawaban azmi tetap bulat, "Mau Sunat.titik"

Yoweslah, kita daftarkan azmi untuk ikut khitan massal di Masjid Al Muttaqin Medono.
Karena daftarnya di akhir waktu, azmi dapat urutan nomer 44
Pelaksanaan khitan massalnya tanggal 5 Januari 2016
Ayah Ibu cuma waktu 10 hari untuk mengurus persiapan Sunatnya azmi. Dari mulai persiapan undangan, pesan berkat Aqiqoh, beli snack untuk teman-temannya azmi, dan yang lebih penting adalah persiapan dana ... heheheee :D

Hari itupun tiba
Azmi diantar ayah ke Masjid Al Muttaqin
Mampir dulu ke mbah awal, untuk ganti baju baru
karena baju baru sudah disiapkan panitia di rumah mbah awal (kakak tertua dari mbah um)
Habis ganti baju, naik becak untuk pawai dulu keliling Medono
Habis pawai keliling, baru acara prosesi khitanan dimulai

"jek cilik koq wes wani sunat, kelas piro mas..?"ujar beberapa orang pengunjung yang ikut melihat prosesi sunat
(masih kecil koq sudah berani sunat, kelas berapa mas..?)

Azmi memang terlihat lumayan mungil diantara peserta yang lain
Rata-rata peserta khitanan adalah kelas 4-6 SD
sementara azmi masih kelas 2, dan lagi postur tubuhnya juga agak kecil.

Habis sunat selesai pas waktu Maghrib, langsung pulang ke rumah
disambut rintik rintik gerimis. Di rumah sudah menanti mbah um dan simak(mbah nur) untuk menyambut cucu tercinta

Besoknya (6-1-2016) ada walimah, mulai jam 06.00 pagi.
dan siangnya lebih rame lagi, dengan kehadiran pentas badut pak wahyu.
Berduyun duyun teman sekolah, teman ngaji dan teman bermain azmi, datang ke rumah. Sampe hampir jam 3 sore, pak wahyu menghibur anak anak.

"Azmi pingin tumbas(beli) tablet yah, buat main game"
Boleh boleh... mentang mentang duit sunat/khitannya dapat banyak..
Tapi mainnya harus setelah belajar lho...

oiya..
sebelum sunat, tanggal 27 Desember, kita bermain air bersama
berenang bersama sebagai hadiah atas prestasi mas azmi dapat rangking 1 di sekolah.
kita berangkat ke Waterpark di Bumirejo
"yang dekat dekat aja, soalnya habis renang azmi dan farhan pasti ngantuk" hemmm... bener juga yaaa

  • view 381