Quote dan Kutipan dari Novel Aku Jalak Bukan Jablay

Farid Chiko
Karya Farid Chiko Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 04 Desember 2016
Quote dan Kutipan dari Novel Aku Jalak Bukan Jablay

  • Kebohongan besar ketika seseorang tidak menilai dari luarnya dulu. Tetapi penampilan fisik tidak bisa menjadi pembenaran dalam penilaian seseorang.
  • Semua nilai dalam janji bisa dan dapat dipercaya. Hanya kadar nilai janji itu berapa lama bisa dipercaya?
  • Sebuah cinta tidak harus dinilai dengan agamanya. Agama tak pernah mampu menilai cinta seseorang.
  • Tentang ketaatan dan perbedaan beragama adalah urusan manusia dengan Tuhan nya. Bukan Hablum Minannas.
  • Ibaratnya sepandai-pandainya tupai melompat, ia akan terjatuh juga. Demikian pula segala rencana, akan tidak selalu terlaksana juga. Tapi Rasa itu nyata, kembali ada tanpa rencana.
  • Sebuah cinta tidak diharuskan untuk membentuk jati diri seseorang dengan sepenuhnya. Kapitalis!
  • Tapi cinta yang semestinya adalah menerima segala keadaan dan kenyataan jati diri seorang kekasih. Liberalis!
  • Tidak selalu pacaran harus berujung pada pernikahan. Dan tidak semua pernikahan selalu berakhir dengan kebahagiaan. Karena semuanya tidak selalu linier.
  • Hidup memang tak harus dijalani dengan terlalu serius. Pasrah adalah kuncinya, kadang ada bahagia, kadang sedih. Jika tertawa terus juga akan capek tertawa, jika sedih terus juga akan lelah dengan rasa sedih. Hidup memang harus dijalani, apa pun risikonya. Ketakutan malah akan menghambat keputusan, membuat kita tidak bisa menikmati hidup. Berjalan sesuai arus, tapi jangan sampai terhanyut.
  • Kekuatan Tuhan mampu menjadikan Malaikat datang dalam wujud Manusia.
  • Ternyata sangat kompleks. Keputusan menikah karena emosi saja tanpa dibarengi logika juga menghasilkan ketidakbahagiaan. Begitu pula ketika hitung-hitungan logika yang kalkulatif, tanpa dibarengi hasrat hati yang kuat, juga tidak mendatangkan kelanggengan.
  • Saat era globalisasi dan kemajuan zaman dengan adanya Internet, tidak seharusnya mereka mempunyai pemikiran-pemikiran sempit semacam itu. Coba berpikiran terbuka pada setiap orang.
  • Jalan hidup dari Tuhan memang tak pernah diperkirakan manusia.
  • Dalam bekerja kita sebaiknya menjadikan diri kita aset bagi perusahaan. Kinerja kita harus bagus dan menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.
  • Kita tidak akan pernah tau betapa kita mencintai sesuatu, hingga sesuatu itu hilang atau pergi dari genggaman. Demikian pula orang-orang terdekat kita.
  • Jalani hari ini, jangan terlalu khawatir dengan hari esok. Karena hari esok bisa berpengaruh dengan hari ini.
  • Ketika seseorang merasa sudah cukup puas dengan apa yang ada pada dirinya, ia tidak akan pernah terancam dengan keberadaan orang lain. 

Here we go, here comes the moment.

Rise and Shine!

  • view 248