Re : Dongeng Kematian di Pegunungan Retak

Farichatur Royyana
Karya Farichatur Royyana Kategori Puisi
dipublikasikan 10 Mei 2017
Re : Dongeng Kematian di Pegunungan Retak

Perihal kematian adalah tentang waktu dan kepastian.
Seperti fisika, waktu dapat dijabarkan, dan seperti matematika
kematian adalah kepastian yang mampu diurai dengan hitungan.
Tapi apakah benar? Bahwa yang pasti adalah sesuatu yang dekat?
Ia akan benar jika kita paham tentang jarak tentang dekat dan jauh.
 
Satu Desa, dingin seperti es.
Gunung adalah mangkuk dan tangisan serupa denting sendok pada tepiannya.
Lalu Desa ini dibanting luluh lantak. Berserak.
Dan semua yang mencair menguap sebelum semesta mampu membacanya.
 
Jalan-jalan lengang
Sebuah perjalanan panjang dari sebuah awal mengada
berangkat pulang menuju akhir meniada.
Pelan tubuh ini diarak
diiring dengung menggema di udara
entah doa atau mantera.
 
 
Jogja, 221016.

 

Dilihat 34