Tak Ada Rindu Untuk Juni

farhah hadi
Karya farhah hadi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 30 Juni 2016
Tak Ada Rindu Untuk Juni

Tentang Juni, tak banyak yang mampu kuceritakan. Ia datang dengan muka basah menyuguhiku pesona ramadhan, selanjutnya tetap sederhana bercerita tentang sahur dengan telur goreng dan iftar bersama jus guava. Hampir sepanjang Juni.

Di pertengahan, juni masih berembun. Membuka kisah tentang mimpi kecil menjadi guru. Kesempatan datang, aku memcoba mengajar. Masih biasa saja, karena deman yang membuatku lemah sepanjang minggu.

Hingga akhirnya, juni menutup kisah. Ia menghadiahkanku  kegagalan, berbisik tentang mimpi yang mulai retak. Memberi luka untuk bertemu Juli. Entahlah, Juni tak punya malu.

Sekarang Juni ingin pergi, sekali lagi biarlah. Tak ada rindu untuknya. Karena cerita telah usai, dengan luka berbalut kecewa dari Juni.

Selamat tinggal, Juni.

  • view 100