Doa dan Media Sosial

Farah Awaliyah
Karya Farah Awaliyah Kategori Inspiratif
dipublikasikan 28 Januari 2016
Doa dan Media Sosial

Benarkah doa itu harus disampaikan melalui media sosial? Benarkah yang namanya doa tak ayal sebagai sebuah status panjang puitis penuh makna yang sangking indahnya harus diketahui setiap orang?

Dear mbak mas yang baik hatinya?
Doa itu saduran isi hati dan pinta kita atas seseorang, atas sesuatu, kepada Illahi Rabbi. Bukan kepada kamu dan kamu yang membaca statusku. Mungkin terkadang ada individu yang ingin menyampaikan doanya dalam bentuk dukungan kepada yang ia doakan. Entah itu via sms, telepon singkat, atau justru memang melalui media sosial. Tapi bukan berarti lantas kita menyimpulkan bahwa si empunya doa, yang memanjatkan doa, tak mendoakan kita juga kan? Toh terkadang bicara urusan doa, ketika kamu mendapatkan suatu kabar gembira, apakah kamu yakin itu pemberian-Nya atas pintamu? Atau justru atas pintanya yang kau anggap lupa dan mendua lantas tak mengirimkan doa via sms, telepon, dan media sosial kepadamu?

  • view 150