Cukup

Farah Awaliyah
Karya Farah Awaliyah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 Januari 2016
Cukup

Jakarta menyambutku dengan langit birunya. Menyegarkan mata dan melegakan dahaga. Membarakan semangat yang sekali waktu timbul dan tenggelam tanpa dimau dan dipinta. Menyadarkan aku tentang arti sebuah kata cukup. Cukup paham, cukup mengerti, cukup disimpan sendiri, serta cukup dibawa pergi. Berlalu, seolah-olah tak ada apapun memburu. Seolah dada tak sesak oleh sendu. Seolah kepala tak lagi penuh oleh tanya dan ragu.

  • view 67