Mengenang tawamu

Imam Fajrul f
Karya Imam Fajrul f Kategori Puisi
dipublikasikan 23 Juli 2016
Mengenang tawamu

Tentang segala cemasku.
Perasaan itu kembali lagi menyerangku secara sporadis. Menikamku secara perlahan, dan aku hanya bisa diam bak dikursi listrikkan.

Ingat kopi hitam yang kita minum di kedai pojok itu? Obrolan ringan yang terus menghangatkan kopi? Mungkin pahitnya kopi itu terisnpirasi dari melihat kepergianmu, begitu pahit bagiku.

Merelakan hariku tanpa senyumanmu, aku masih bisa membayangkan lengkungan termanis itu. Ah, mengingatmu adalah hal yg paling kurindukan dan juga paling kutakuti. Mungkin,
Kembalilah jika harus mengulang segala tentang kita berdua. Percayalah sayang

  • view 211