Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 23 Juli 2016   15:27 WIB
Tawamu kini hanya kenangan

  • Aku ingat ketika kamu memperhatikanku dengan cara bergerilya, aku merekam segala cemasmu yg terpancar dari tatapan penuh malu. Rasanya, aku tak cukup kuat untuk mengembalikan semuanya seperti awal perkenalan kita dulu. Aku menunggu saat kita bisa bertemu lagi, saling menumbuhkan rasa percaya dan juga cinta. Tiga kali senja telah kulewatkan tanpa hangatnya pelukmu, yg kurasa kini hanya dinginya derai air mata karena merindumu bagaikan membuka luka lama..

Karya : Imam Fajrul f