Karena Hidup Adalah Waktu

Fajar Arsyil Rahman
Karya Fajar Arsyil Rahman Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 Januari 2016
Karena Hidup Adalah Waktu

Kau tahu, wahai mentari di langit biru?

Di dunia ini ada banyak sekali cerita di waktu yang sama.

Tapi kenapa harus aku yang saat ini menderita? Kau tahu?

?

Kau tahu, wahai semilir angin yang menyejukkan?

Di dunia ini ada banyak sekali kejadian di waktu yang sama.

Kejadian menyenangkan juga tidak menyenangkan.

Tapi, kenapa harus aku yang saat ini mengalami kejadian tidak menyenangkan? Kau tahu?



Kau tahu, wahai gemercik sungai yang bagai lantunan tasbih tiada henti, menyenangkan sekali duduk menatap aliranmu.

Tapi apakah kau tahu?

Ada banyak masalah di dunia ini di waktu yang sama, mengapa harus masalah pelik ini, yang saat ini menghampiriku?

Kau tahu?

?

=====

?

Berapa kali kau melihatku?

Kau pikir aku tidak pernah di tutupi awan hitam, mendung. Bahkan dikalahkan oleh malam?

Kau tahu, itu adalah saat yang membuatku sedih, karena aku tidak bisa menerangi bumi secara utuh.

Tapi tidak mengapa, karena hidup adalah waktu, dimana hukum kehidupan berlaku.

Bhagia dan sedih, bergulir di waktunya sendiri.



Apa kau tidak pernah merasakan kedahsyatanku?

Kau pikir aku tidak pernah berhembus kencang, membuatku terbanting pada apa saja yang menghalangi.

Menabrak pepohonan, rumah-rumah, mengacaukan debur ombak.

Itu adalah saat dimana aku merasa sedih karena telah membuat cemas makhluk lain.

Tapi tidak mengapa, karena hidup adalah waktu, dimana hukum kehidupan berlaku.

Bahagia dan sedih, bergulir di waktunya sendiri.



Apakah kau lalai, lupa saat menatapku di penuhi pepohonan yang tumbang, air berwarna cokelat mengalir deras, mengerikan.

Kau sendiri bahkan ketakutan, bukan?

Saat itulah, dimana kesedihanku terjadi karena telah membuat makhluk lain takut, cemas memikirkan banyak hal.

Tapi tidak mengapa, karena hidup adalah waktu.

Bahagia dan sedih, bergulir diwaktunya sendiri.

  • view 149