TK

Fajar Nurrahman
Karya Fajar Nurrahman Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 21 Juli 2017
TK

Setelah menghabiskan sejumput cilung dan segenggam es serut warna merah kuning ijo, bel kelas berbunyi. Kami berlarian sembari ketawa-ketiwi di lorong kelas hingga Ibu guru kewalahan mengatur masuk kembali kami ke dalam kelas. Waktu istirahat sungguh terasa sebentar. Ibu guru kemudian mengkomandoi kami untuk menyanyi bersama sebelum mengawali kelas. Kami bernyayi lagu Armada yang berjudul "Asal kau bahagia", supaya bisa membuat konduktor musik di depan terlihat bahagia. Setelah itu kelas dimulai. Hari itu kami membahas filsafat Yunani klasik, sepertinya tentang estetika Plato. Ketika bu guru baru nyerocos sekitar 3 menit, di bangku belakang terdengar suara tangisan. Kelas pun terhenti sebentar. "Itu kenapa Malih menangis, Omas?". Omas yang duduk di samping Malih pun menjawab lirih, "Malih eek di celana, Bu!". Kelas pun menjadi gaduh.
Sial.
Kenapa pula saya masuk TK jurusan filsafat ini, kalau seandainya saya tidak gagal masuk ujian saringan dan ujian chunin kemarin, mungkin saya masuk TK teknik nuklir. Jurusan filsafat ini sungguh absurd. Pasti saya akan jadi pengangguran setelah lulus nanti, karena tahun depan lapangan pekerjaan semakin sulit setelah para cukong-cukong mengimpor robot-robot dalam jumlah besar. Sial. Saya pun mengambil tempat minum bergambar Transformer dari jaring samping tas dan meneguknya hingga habis lalu membantingnya ke lantai dan ikutan menangis.
"ibu....ibu......"

  • view 49