Kalimat

Almira Elvaretta
Karya Almira Elvaretta Kategori Puisi
dipublikasikan 26 Januari 2016
Kalimat

Aku menyusun kata dalam sebentuk kalimat. Meski bukan untaian mutiara. Juga rangkaian syahdu dari timur tengah. Hanya kalimat. Kumpulan kata yang memiliki pesan. Pesanku kepada kamu yang mulai menjauh dariku. Kemarin entah karena apa aku teringat padamu. Pada mulanya perasaanku biasa saja. Namun lama- lama dadaku jadi sesak ingat semua. Semua kejadian manis pada awal- awal. Ingat kepahitan yang harus aku telan mentah- mentah. Mungkin ini semua salahku karena memakai perasaan. Mungkin juga ini salahmu karena tidak peka. Entahlah aku tidak tahu dan tidak mau menjawab pertanyaan itu. Aku tidak ingin tercambuk lagi oleh kekecewaan. Sebab aku sadar bahwa semua bermula dari aku. Dari keberanianku membuat celah. Dari kenekatanku memutuskan jarak. Dari keinginanku mendapat pengakuan. Ya aku memang sangat ingin mendapat pengakuanmu. Pengakuan jika aku bukanlah orang seperti pikiranmu. Dan aku bisa mengimbangimu. Aku berusaha merubah pola pikirku. Aku berusaha merubah sikapku. Aku berusaha mengubah gaya bicaraku. Kemudian aku sadar itu omong kosong belaka. Itu cuma benteng ciptaan logika dan kesadaran bahwa aku memang tak bisa bersamamu. Dan aku hanya bisa melihatmu dari sisi lain. Dari tempat paling ujung kesadaranmu bahwa aku ada.

?

Picture credit to http://www.fbcnewboston.com/hp_wordpress/wp-content/uploads/2012/08/So_close__yet_so_far_away_by_H1lle.jpg

  • view 184