212 Itu Anugerah, Jangan Dicela

Faisal Amri
Karya Faisal Amri Kategori Agama
dipublikasikan 24 Desember 2016
212 Itu Anugerah, Jangan Dicela

Teruntuk yang kurang suka atau bahkan tidak suka dengan aksi ini, apakah kau sampai hati melukai hati 7 juta lebih umat Islam kala itu? Itu nominal segitu adalah yang hadir saja, yang tak hadir tentu lebih banyak lagi. Orang segitu banyaknya dari ormas dan kelompok yang berbeda-beda, mereka tergerak hatinya untuk membela Al-Qur’an. Sehingga yang tadinya tak rukun antara ormas A dengan ormas B, di aksi itu mereka bisa ‘bermesraan’. Umat Islam bersatu, mengkesampingkan dan membuang jauh-jauh perdebatan-perdebatan masalah cabang agama ini. Mereka semua bersatu, untuk kejayaan Islam Mas, Mbak….

Ya, kalau kurang sependapat atau bahkan tak sependapat dengan aksi ini, obatnya satu Mas, Mbak…. DIAM. Itu saja. Jika diam itu serupa emas, maka menahan diri dan memilih diam tentu itu mulia. Diremlah, kalau semisal kurang suka atau bahkan tidak suka dengan salah satu orang GNPF, itu hak panjenengan. Tapi dengan ketidaksukaan panjenengan dengan salah satu tokoh, lantas umpatan dan cercaan itu berlebihan, itu yang sebaiknya ditahan. Atau terlalu berlebihan, hingga yang maksud awal panjenengan itu mencerca satu orang, tapi malah jadinya cercaan itu melukai hati 7 juta orang bahkan lebih. Tentu itu bisa jadi tumpukan dosa donk, niat awal mencerca satu orang, tapi hasilnya hati jutaan orang tersakiti. Na’udzubillah.

Saya tak habis fikir dengan para pendukung setia gubernur non aktif itu, kalau yang seaqidah dengannya itu ya wajar mendukungnya, tapi kalau KTP-nya Islam kok mendukung penista, itu yang perlu ditanyakan. Ah sudahlah, tak bosan-bosannya ajakan untuk kembali. Mari kita semua berbenah diri. Kembali ke fitrah. Tanyakan ke hati masing-masing, di mana keperpihakan kita selama ini? Apakah yang sudah kita perbuat untuk Islam ini? Kita sebagai pembangun atau justru kita sebagai penghancur, na’udzubillah.

7 juta bisa bersatu itu bukan perkara yang mudah lho Mas, Mbak…. Coba dibuka-buka lagi video-video aksi 411 dan 212, diulang-ulang terus. Insya Allah hati kita bergetar kok. Kalau belum bergetar diulang-ulang terus.

Saya yakin haqqul yakin wa ainul yakin, 212 adalah anugerah dari Allah untuk negeri kita tercinta. Rasa sayang Allah kepada penduduk negeri ini, sehingga hati 7 Juta umat tergerak. Mereka begitu ringannya melangkahkan kaki menyeru panggilan persatuan kalam ilahi. Tak peduli harus jalan kaki Ciamis-Jakarta, tak peduli penggembosan sana-sini, tak peduli sulitnya mencari kendaraan angkut menuju ke Jakarta. Itu karena Allah, Allah lah yang menggerakkan hati mereka semua.

Pokoknya, nikmat pemandangan 212 sulit dilukiskan kata-kata. Alhamdulillahiladzi bini’matihii tatimush shoolihaat.

  • view 138