Kado Terindah untuk Ibu-Bapak

Faisal Amri
Karya Faisal Amri Kategori Renungan
dipublikasikan 26 Agustus 2016
Kado Terindah untuk Ibu-Bapak

Melihat besarnya jasa orang tua, sungguh akan membuat diri kita terdiam merenung. Meresapi detik demi detik masa lampau. Saat nasi tinggal seporsi untuk makan malam, padahal malam itu belum ada sama sekali yang makan. Orang tua rela mengalah, menyodorkan seporsi tadi untuk kita. Bisa jadi, kita belum terlalu lapar, sementara orang tua kita sudah menahan lapar sejak sore karena capeknya bekerja. Mereka mengutamakan diri kita daripada diri mereka sendiri.

Saat kita sakit, maka tentunya yang seribu persen siap stand by di samping kita adalah orang tua. Mereka rela waktu tidur mereka berkurang bahkan berkurang banyak untuk bergadang semalaman. Merawat kita dengan sabar dan telaten. Memberikan pelayanan kasih sayang terbaik kelas vvip. Terkadang disertai rasa was-was, harap-harap cemas, sedih, melihat sakit kita yang tak kunjung sembuh. Semoga Allah selalu menjaga kesehatan orang tua kita semua. Aamiin.

Maka ada ungkapan yang begitu menyodok hingga ulu hati. Tentang seorang Ibu yang bisa merawat sepuluh anaknya, namun sepuluh anak belum tentu kesemuanya bisa merawat ibu mereka. Semoga Allah jadikan kita pribadi yang selalu berbakti kepada kedua orang tua, merawat mereka, membalas jasa-jasa mereka.

Tentu masing-masing kita sudah mempersiapkan kado terindah untuk ibu-bapak. Kado dari masing-masing tidak sama jenisnya, tapi insya Allah sama kualitasnya, yang nomer wahid tentunya. Sesuai mata pencaharian kita, sesuai pekerjaan kita, sesuai posisi kita. Bagi pelajar, kado terindah untuk orang tua beragam, di antara kado-kado terindah itu adalah prestasi menggembirakan misalnya. Bagi pegawai, kado terindahnya juga tidak kalah beragam. Dan masih banyak lagi kado terindah dari posisi lain, dari perantau, dari mahasiswa, dari penghafal Al-Qur’an.

Ayo bersemangat untuk mempersiapkan kado terindah untuk orang tua.

Jumat, 23 Dzul Qo'dah 1437 H

  • view 277