Mengenang Film "SE7EN"

Faisal Syahreza
Karya Faisal Syahreza Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 Januari 2016
Mengenang Film

SEVEN (Se7en)

Sutradara : David Fincher
Penulis : Andrew Kevin Walker
Genre : Crime, Mystery, Thriller
Tanggal Rilis : 22 September 1995
Durasi : 127 menit
Negara : Amerika Serikat
Bahasa : Inggris
Produksi : New Line Cinema, Cecchi Gori Pictures

Kurang lebih tepat sepuluh tahun lalu film drama/misteri/thriller ini pertama kali diputar. Salah satu film drama/misteri/thriller terbaik nan populer di dunia.

Film tentang dua detektif Mills (Brad Pitt) dan Somerset (Morgan Freeman) yang menyelediki kasus pembunuhan yang didasarkan pada karya Dante, sebuah puisi epic 'The Divine Comedy' yang mengatakan ada 7 Dosa Mematikan bagi manusia, apakah itu;

1. Lust (nafsu)
2. Gluttony (rakus)
3. Greed (serakah)
4. Sloth (malas)
5. Wrath (murka)
6. Envy (iri)
7. Pride (kebanggaan)

Berdasarkan dosa-dosa itulah si pembunuh John Doe (Kevin Spacey) melakukan tindakannya. Tindakan yang dianggapnya sebuah karya seni, dari proses menyadarkan manusia di kota besar yang kejam.

Yang menjadi menarik ialah, John Doe menggunakan setiap simbol dari profesi/fisik/sifat manusia untuk masing-masing mengacu pada setiap dosa. Mereka ialah orang gemuk untuk ketamakan/rakus/serakah, pengacara untuk kebohongan, kemalasan untuk seorang kriminal, pelacur untuk nafsu, dan untuk dosa berikutnya John Doe mencontohkannya pada dirinya dan dua detektif yang mati-matian memburunya.

John Doe menjebak Mills agar melakukan dosa berikutnya yakni 'murka' sebab diawal film Somerset menemukan ada sifat ambisius pada diri detektif muda tersebut. terakhir John Doe memperlihatkan bahwa dosa 'kebanggaan' akan mampu membawa manusia kepada kehancurran. John Doe menyasar Istrinya Mills, sebagai bagian dari kebanggaan Mills.

Ini benar-benar gilaaaa.

Film ini ditutup oleh kutipan penulis paling favorit di Hollywood yakni Ernest Hemingway

"Dunia adalah tempat yang baik dan layak diperjuangkan."

tetapi Somerset atau kita, hanya bakal setuju pada bagian kedua dari kutipan tersebut.

  • view 337