Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Agama 11 Juni 2016   05:35 WIB
Puasa Adalah Perisai

--Untuk aparat yang menunjukkan iman mereka yang angkuh, untuk mereka yang menganggap puasa adalah pedang untuk menyerang, untuk serdadu-serdadu tanpa hati yang memakai topeng agama untuk melupakan nurani--

Assiyâmu junnatun, puasa adalah perisai, begitu kata Nabi. Saat melihat orang lain ‘tidak berpuasa’, gunakanlah perisai itu dan katakan pada diri sendiri: ‘Inni shâimun’, Aku sedang berpuasa.

Puasa itu perisai untuk bertahan, bukan pedang untuk menyerang. Maka saat melihat orang lain atau dunia luar 'tidak berpuasa’, kita tak perlu mengepalkan tangan ke udara atau menghunuskan parang sambil berteriak lantang: 'Hey, Aku sedang berpuasa!'

Tidak perlu. Allah akan tahu puasamu.

Ya, puasa adalah perisai dari maksiat di dunia dan api neraka di akhirat. Puasa adalah perisai pelindung diri yang lebih sadar dan kerendahan hati yang lebih lapang. Ia bukan bukan untuk diri yang arogan, bukan pula untuk iman yang angkuh.

Mari gunakan perisai itu dengan bijaksana. Jika dunia begitu menggoda dan nafsu terlampau menggebu-gebu, jika perasaan membutakan dan pikiran menggelapkan, ingatlah perisai itu sambil berkata pada diri sendiri, 'Aku sedang berpuasa’.

Allah akan tahu dan selalu tahu tentang puasamu.

FAHD PAHDEPIE

Karya : Fahd Pahdepie