Dear Kaka Beby Nestalia Part (1), MALPRAKTEKKAH

NonaLilyy  Fadliana Surya
Karya NonaLilyy  Fadliana Surya Kategori Inspiratif
dipublikasikan 11 Agustus 2017
Dear Kaka Beby Nestalia Part (1), MALPRAKTEKKAH

Dear Kaka Beby Nestalia Part (1)
MALPRAKTEK KAH?
 
Hari ini kami mewakili D'cont telah menyelesaikan Fardhu Kifayah, bukti sayang dan cinta kami kepada kaka kami, prepare masuk rumah  sakit dalam keadaan ceria dan baik-baik saja, meski kami tahu kondisi batu ginjal sedang mendera kamu kak
 
Post op kami datang kami melihat kondisi mu begitu mengkhawatirkan, kami diam dan tidak menanyakan apapun karena kami tahu kaka dalam kondisi sesak, sehingga kesulitan menjawab jika kami mengajukan pertanyaan, walaupun sebenarnya seribu pertanyaan sudah bersemanyam didalam fikiran kami..
 
Selang dua jam dari kunjungan kami pada hari selasa, ternyata kaka minta pulang kerumah dengan alasan dokter yang melakukan tindakan belum visit sama sekali hanya mengandalkan asistennya saja hingga hari kami datang..
 
Melihat kondisi hari itu, kami kembali kerumah sakit ternyata kaka benar2 sudah dibawa pulang kerumah, sepulang dari kantor kami berlima NonaLilyy Fadliana Surya Una Arsyad Ka devi, Ratna Keumala dan Rahmayani berkunjung kerumah kaka, kondisi makin drop saat itu, kami tidak tega meninggalkan kaka, karena kaka kelihatan kesakitan dan dalam kondisi yang tidak nyaman, sebentar minta duduk, sebentar balik kekiri, sebentar balik kekanan, kadang minta berdiri dan jalan.. kami memapahmu kaka, menggosok punggungmu hingga terdengar suara angin keluar dari mulut kaka..
 
Sambil memapahmu kaka sayang air mata kami bercucuran karena nafasmu masih sesak dan kondisi perut yang sudah membengkak, kami tidak tahu apa yang dilakukan dokter kepadamu hingga kamu seperti ini, orang awam seperti kami melihat ini seperti MALPRAKTEK,,, benar-benar miris dengan kondisimu kaka sayang
 
Hingga malam pukul 10 p.m dihari selasa itu kami pamit, masih teringat dengan jelas tatapan mata terakhir kaka berucap "kalian pulang?" lalu kami menjawab, apa kami harus menginap disini kak beb, tatapan matanya mengharapkan kami menginap disitu..
Keluarganya sudah mulai ramai, tidak memungkinkan lagi kami disana, karena terlalu penuh kesian nanti kepanasan, kami berfikir seperti itu...
 
Setelah mencium pipi kaka, (kondisi kaka sambil pejamin mata dan sudah sangat lemah) kami izin pulang sambil mendoakan kaka lekas sembuh, ternyata selang 30 menit kami pulang kaka muntah hebat dan langsung dibawa oleh keluarga ke RSU ZA dan dilakukan Op, hingga selesai pukul 3 atau 4 pagi...
 
Keesokannya pada rabu pagi kami kerumah sakit post op kaka sudah kritis dan sudah full support alat yg digunakan dikaka, sambil menjenguk kami melihat kondisi kaka yang tidak berdaya, kami menangis sejadi-jadinya, seakan ga percaya dengan yang barusan kami lihat, baru tadi malam kami merangkulmu, menggendongmu, memapahmu kami sangat senang melakukan itu dan tulus dari hati kami yang paling dalam..
 
Malam kamis salah satu dari kami.mengabarkan kalo kaka harus cuci darah, kami shock apakah separah itu, apa yang sebenarnya terjadi, kami bukan keluarga kami teman kerja dengan kaka, kami juga berhak tahu seperti apa kondisi kaka yang sebenarnya..
 
Kamis dini hari pukul dua kaka benar-benar meninggalkan kami, gapercaya, karena ada dari kami yang menunggu hingga pukul 12.00 a.m baru balik dari Rumah sakit
 
Hari ini kami telah menunaikan Fardhu kifayah pukul dua dini hari tadi kami langsung menuju rumah sakit, mengiringi kaka dibelakang mobil ambulance menuju rumah yang baru kaka tempati di ie masen, membaca yasin tiada henti untuk kaka secara bergantian dari kami, membantu mensucikan jasad kaka sebelum dimandikan, mengkafani, men-shalat kan kaka, dan mengantar kaka untuk dikuburkan diperistirahatan terakhir..
 
Kaka tersayang, yang paling baik hati semoga Allah terima amal perbuatan baik kaka, Allah terangkan kuburnya, Allah luaskan kuburnya, dan Allah tempatkan tempat paling indah,,,
 
Kami pulang dulu ya kak, insyaallah kami akan kembali lagi dan doa yang tiada putus kami kirimkan untuk mu kaka tercinta..
 
Pertanyaan yang harus dijawab oleh dokter J**** adalah:
 
1. Ada batu di ginjalnya, kenapa ga ditembak diginjalnya, kenapa mesti dimskkan alat dr bawah apa batu itu tidak terletak diginjal?
 
2. kenapa bisa gembung dan infeksi
3. kenapa bisa op ulang
4. kenapa bisa cuci darah
5. kenapa bisa pompa jantung
 
Kami menerima suratan takdir apabila kak beby harus menghadap Allah, tapi kami kecewa dengan prosesnya, perlakukan dan tindakan dari tim medis....
 
apa yang terjadi dan bagaimana sebenarnya kondisi kak bebi?
 
Banda Aceh, 20 Juli 2017
❤❤❤ Nonalilyy Fadliana surya (FSR)

  • view 316