Jangan Sepelekan Ilmu yang Sampai Padamu!

Fadhillah AP
Karya Fadhillah AP Kategori Renungan
dipublikasikan 07 Juli 2018
Jangan Sepelekan Ilmu yang Sampai Padamu!

Penyesalan besar datang ketika kakiku melangkah lebih jauh dari rumahku(tepatnya, rumah orangtuaku).
.
Dulu, banyak hadits yg aku tau, banyak ilmu yg disampaikan padaku! Salahnya aku adalah! Aku tidak sungguh sungguh memetiknya! Tidak sungguh sungguh menghafalnya dengan sumber dalilnya! Dulu aku tidak pernah menyadari bahwa akan ada hari, dimana aku menyalurkan ilmu itu, membaginya, mengajarkannya! .
Penyesalanku, muncul ketika aku berada diantara orang orang cerdas yg tak hanya "tau, katanya, yg aku ingat, kayaknya, kalo nggk salah" mereka mengetahui suatu ilmu, beserta dalilnya yg jelas! Aku?! Aku tdk seperti mereka! Di sini aku merasa paling tak berilmu, setiap aku bicara, bukan Hadits Riwayat atau Qur'an Surah yg aku ucapkan di awal, melainkan klo nggk salah, setau aku, yg pernah aku baca! Itulah kelemahanku!
.
Temen temen, hidupku 18tahun di dunia banyak aku sia siain.. Ini bisa jadi pelajaran buat kita semua! Menuntut dan memetik ilmu janganlah hanya mengambil intinya! Lihat sumbernya! Hafalkan dalilnya! Karna kalian pasti butuh itu! .
Kita bisa tertindas hanya karna tak punya sumber yg jelas meskipun kita benar!
.
Jangan gunakan usiamu hanya untuk popularitas, kesenangan pribadi, stalk IG sana sini, (maaf kalau saya suuzon, karna ini apa yg pernah saya lakukan) dan ini sia sia. Kita wanita, kita seorang muslimah, jangan hanya mengaku di mulut saja! Jangan hanya cari harta dan prestasi! Ilmu kita dapat dan kita cari itu untuk kita amalkan! Bukan untuk kita simpan menjadi tumpukan tulisan, yg bisa disimpan dlm benak sejarawan! .
Ingat Umat! 
Jika tak mampu mengurus umat, tengok kampung halamanmu, jika tak mampu juga, lihat keadaan keluargamu dlm memahami agama, jika kau pun tak mampu, maka periksalah hatimu! Jiwa ragamu! Seberapa dalam pemahamanmu tentang Allah, RasulNya, AgamaNya? Sadar!!!! Jangan bilang ini tak penting, sungguh segala sesuatu akan kita pertanggungjawabkan di hari kemudian.
. "Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba (pada hari kiamat) sehingga ia ditanya tentang umurnya digunakan untuk apa, tentang ilmunya apa yang ia lakukan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan digunakan untuk apa, dan tentang pisiknya mengapa ia menyia-nyiakannya 
(HR. Tirmidzi, dan ia berkata, hadits ini hasan shahih)

  • view 44