Pulanglah pada Tempat yang Kau Sebut sebagai Rumah

Exma Mu'tatal Hikmah
Karya Exma Mu'tatal Hikmah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 April 2016
Pulanglah pada Tempat yang Kau Sebut sebagai Rumah

Ketika rumah dan tanah kelahiranmu bukan lagi tempat yang kau inginkan untuk menjadi masa depanmu, barangkali perlu kau perbarui kembali bagaimana definisi rumah bagimu.

 

Wahai, tidakkah hanya rumah yang menjadi tempatmu pulang, tempatmu dahulu menaruh harapan dan impian kecil, menata buku-buku kesayanganmu atau menuliskan sajak rindumu pada seseorang yang mewarnai masa kecilmu.

 

Ketika kini kau ada di masa depan yang sejak dulu kau impikan, tidakkah kau ingin pulang pada tempat yang kausebut sebagai "rumah"? Tidakkah kau rindu pada pojok favorit tempatmu menghabiskan waktu untuk membaca dongeng anak anak hingga lupa waktu? Tidakkah kau membutuhkan dekapan seseorang yang setia padamu sejak kau bangun tidur hingga tertidur kembali?

 

Wahai, "rumah" dan "pulang" bukanlah segala sesuatu tentang fisik. Rumah tidak melulu tentang bangunan tempatmu menghabiskan masa kecilmu. Pulang tidak melulu dengan kau harus merelakan waktumu yang katamu terlampau mahal harganya hanya untuk bertemu dengan ayah ibumu, seakan mereka terlalu remeh dibanding dengan pekerjaanmu yang katamu dapat menjadi mesin uang bagimu. Bukan. Bukan itu yang kumaksud.

 

Pulanglah, pulang pada keterikatan antara kau dengan ayah ibumu seperti masa kecilmu, seperti ASI ibumu yang kala itu menjadi satu-satunya sumber kehidupanmu, seperti nasehat ayahmu yang kala itu menjadi satu-satunya sumber semangatmu.

 

Pulanglah pada rumah tempatmu lahir dan dibesarkan. Peluk cium ayah ibumu dengan doa dan perhatianmu, buat mereka bahagia di hari tuanya, cukup dengan tidak membuat jarak dengannya. Sebab tidak akan ada anak yang merasa tidak sepemikiran dengan orangtuanya, karena orangtua adalah jiwa dari anak itu sendiri. Begitupun sebaliknya.

 

Rumah dan segala elemen di dalamnya adalah jiwamu. Rumahmu adalah mereka, tempatmu terlahir dan tempatmu akan kembali.

 

Jombang, 26 April 2016