CORETAN UNTUK CALON PENYEMPURNA SEPARUH AGAMAKU

Evie EarRliiene
Karya Evie EarRliiene Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 03 September 2016
CORETAN UNTUK CALON PENYEMPURNA SEPARUH AGAMAKU

Teruntuk,
Calon penyempurna separuh agamaku..
Assalamu`alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Salam sejahtera buat bakal penyempurna separuh agamaku, semoga Allah senantiasa merahmati dan memberkati dirimu, doaku tidak akan pernah putus mengiringi setiap langkahmu, demi meraih kerindhoan sang Illahi Robbi…
Entah angin apa yang membuai hari ini, yang membuatkanku begitu berani untuk mencoretkan sesuatu untuk dirimu yang tidak pernah kukenali.
Untukmu, Yang Selalu Kusebut Dalam Doa..
Dinikahi seorang wanita itu kerana empat perkara, yaitu hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah hal keagamaannya, maka engkau akan bahagia.
Jika harta yang kau idamkan, ketahuilah diriku tidak punya apa-apa harta di dunia ini, melainkan ilmu agama yang telah dititipkan buatku oleh Ibu dan Bapak. Tiada harta untuk kupersembahkan dalam taklik ijab kita nanti. Hanya ketenangan yang mampu aku sediakan untukmu.
Jika keturunan yang mulia itu yang kau dambakan, ketahuilah juga aku hanyalah insan biasa di dunia ini. Ibu dan Bapak telah menitipkan aku di bawah pengawasan Allah sebagai penjaga mutlak diriku. Namun apa yang pasti, aku adalah keturunan yang mulia ayahanda Nabi Adam A.S dan ibunda Hawa A.S, sama halnya sepertimu.
Kecantikan, itulah pandangan pertama setiap insan. Aku meyakini bahwa kau juga tidak terlepas seperti insan yang lain. Ketahuilah jika kecantikan itu yang kau inginkan daripada diriku, kau telah salah langkah. Tiada kecantikan yang tidak terbanding untuk kupertontonkan padamu. Kau hanya membuang waktu jika kau menginginkan kecantikan lahiriah semata-mata.
Siapalah diriku untuk memilih berlian sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang bisa wujud di mana-mana. Namun, aku juga punya keinginan seperti gadis lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu. Tidak perlu kau memiliki wajah seindah Nabi Yusuf A.S. yang mampu mendebarkan jutaan gadis untuk membuatku terpikat. Akhlakmu yang terdidik indah oleh ibu, bapak dan orang sekelilingmu, itulah yang aku harapkan daripada kekayaan duniawi yang kau sediakan. Andaikan kaulah jodohku yang tertulis di Lauhul Mahfuzh, Allah pasti tidak akan mencampakkan rasa kasih di dalam hati ini kali pertama kita dipertemukan. Itu janji Allah.
Calon zaujku,
“Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh kerana Allah telah melebihkan sebagian mereka (lelaki) atas sebagian yang lain (wanita), dan kerana mereka (lelaki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka”.(An-Nissa’:34)
Membenarkan seperti apa yang telah Allah sabdakan dalam Qalam-Nya yang mulia, aku meyakini bahwa engkau adalah pemimpin untukku dan anak-anak pewaris kejihadan Islam yang bakal lahir kelak. Jadikanlah pernikahan ini sebagai asas pembangunan iman dan bukannya untuk memuaskan bisikan syaitan yang menjadikan ikatan pernikahan sebagai tunjang nafsu semata-mata. Semoga diriku dan dirimu senantiasa didampingi kerahmatan dan keridhoan-Nya. Lakukanlah tanggung jawabmu itu dengan penuh kesabaran, qanaah dan ketabahan.:-)
Katahuilah wahai calon suamiku, aku tidak akan mungkin bisa berdiri sendiri dalam membentuk rumah tangga yang bahagia, kerana aku memerlukan engkau bersama-samaku untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah, dan aku rela menjadi penolongmu untuk membangun sebuah markas dakwah dan tarbiyyah ke arah jihad antara hamba-Nya kepada Penciptanya, melalui pencarian ilmu agama bersama. Aku menyadari masih jauh dari kata cukup ilmu yang aku dapat, tetapi berbekalkan ilmu agama yang telah dibekalkan ini, aku ingin menjadi istri yang senantiasa mendapat keridhoan Allah dan suamiku. Saat aku msih menjadi asuhan kedua orang tuaku, tak lain agar menjadi anak yang sholehahlah yang aku panjatkan, agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya diakhirat. Namun, setelah menjadi istrimu nanti, aku berharap menjadi pendamping yang sholehah agar kelak di Surga cukup aku yang menjadi Bidadarimu, mendampingi dirimu yang sholeh.
Bersabarlah calon suamiku. Do'aku akan selalu bersamamu. Agar Allah memudahkan jalanmu tuk menjemputku sebagai bidadarimu. Semoga Allah selalu menjaga imanmu, agar tak tersentuh yang bukan Mahrommu. Semoga kau bisa mempersembahkan dirimu seutuhnya untukku, seperti halnya aku, yang ingin mempersembahkan diriku seutuhnya hanya untukkmu.
Bantulah aku dalam menjayakan agama Allah ini melalui pernikahan, kerana ia adalah jalan untuk aku menyempurnakan separuh daripada agamaku, InsyaAllah.
Ya Allah, persatukan kami dengan ridhoMu …
Wassalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh..
Dari,
Tulang rusuk kirimu.

  • view 275