JEJAK KOPI

Eva End
Karya Eva End Kategori Puisi
dipublikasikan 21 Februari 2016
JEJAK KOPI

Kopi pagi terengguk hingga tetes akhir

Sapaan pagimu yang tak pernah hilang

disenyum pagi matahariku

Kau seolah ada, nyata...

walau jalinan kita tertutup tirai setipis ari,

yang disebut maya

Namun persahabatan itu mengalir

dalam setiap empati dan simpati

yang bukan sandiwara

bukan pula basa-basi

?

Sapaan kopi pagimu,

Bersama rautmu yang tak pernah kutahu

hadirkan sentuhan rasa bait kalimat

dalam rangkai kata

Ragamu jauh...

tapi kutahu hati kita dekat

Sedekat embun dengan daun-daun

Selekat cangkir dengan kopinya

?

Februari akhir....

Kopi pagimu menghilang

hanya sunyi yang sisakan rindu

bersama jejak kaki dalam sayupan lagu sepi.

?

?