Kau adalah Rindu tanpa ampun.

Eva End
Karya Eva End Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 25 Mei 2016
Kau adalah Rindu tanpa ampun.

        Kemana saja kamu? Rinduku memikirkanmu hingga menyedu. Lihatlah aku yang tak lagi bisa berjalan tanpa ada kabar darimu. Apakah perasaan ini salah? adakah rindu yang tumbuh diantara daun-daun cinta adalah kesalahan? dalam sedetik saja kau tak membiarkan imajinasiku berhenti memikirkanmu.

       Kau tahu..?

       Bagiku merindukanmu adalah hal yang menyenangkan dan tanpamu rasanya keramaian dan kembang api tak pernah bisa menjadi teman Bagiku. Tanpamu kesepian adalah lembaran sesungguhnya. Hanya ada nafas resah yang memaksa lahir di antara getir usaha melepaskan ke udara.

       Saat rinai hujan begini, aku selalu membayangakan ada kamu bersamaku, menemaniku menikmati rintik hujan yang melarutkan sepi. Lalu kau tersenyum seolah mengatakan "Hujan dan kamu adalah Rindu didalam dada yang Rindu.nya tanpa ampun" kau selalu nenggodaku seperti itu.

      Ya...ya...ya..Semua bait puisi itu juga tentang kamu. Rindu yang masih bersembunyi di balik awan yang tiba-tiba berubah menjadi mendung. Itulah alasan kenapa aku selalu ingin bertemu kamu dan menghapus Rindu menjadi senyum manja yang bergelayut di pundakmu. Hal yang tak pernah aku fikirkan sebelum aku mengenalmu. Kaulah hujan Rinduku dintara rumpun bunga mawar di dalam  hatiku, aku Rindu sebenar-benarnya Rindu.